Jumat, 27 Oktober 2017

Nafsu Menggebu Ummi Annida

Nafsu Menggebu Ummi Annida



Sex Ngentot Nafsu Menggebu Ummi Annida – Ummi Annida sudah cukup lama menjadi ustadzah di rumah bapak amin. Ini merupakan tahun ketiga ia bekerja di sana. ummi Annida merasa segan karena keluarga bapak amin cukup baik memperlakukannya bahkan memberikan lebih dari apa yang diharapkan oleh seorang ustadzah. ummi Annida sadar akan hal ini, terutama akan kebaikan bapak amin, yang karena kesibukannya sehingga harus menyerahkan kewajibanya membimbing anak-anak kepada ummi Annida.

GAIRAH69KU 2017 Walaupun bukan dari kota, ummi Annida tergolong wanita yang cerdas, aktif, dan menarik. Usianya tidak terlalu tua, sekitar 42 tahunan. Penampilannya seperti umumnya aktifis muslimah. Ia pandai beradaptasi sehingga cepat mendapat banyak rekan terutama partai keadilan. kesibukan membuat jiwa dan raganya sehat, tubuhnya nampak masih sintal, berwibawa dan keibuan.
AGEN POKER TERPERCAYA 100% AMAN
KIUKIUDOMINO
Dalam usianya yang tidak tergolong muda ini, ummi Annida masih memiliki energi yang tinggi karena ternyata selain mengajar dan koordinator aktifis, ia penulis yang produktif.

Malam itu, ummi Annida kembali tak bisa tidur. Ia gelisah tak menentu. Bergulingan di atas ranjang. Tubuhnya menggigil saking tak tahannya menahan syahwatnya yang menggebu-gebu. Sebenarnya terpikir untuk melakukan onani namun hal itu tak cukup.Akhirnya ummi Annida hanya bisa mengeluh sendiri di ranjang sampai tak terasa gairahnya terbawa tidur.

Dalam mimpinya ummi Annida merasakan gerayangan lembut ke sekujur tubuhnya. Ia menggeliat penuh kenikmatan atas sentuhan jemari kekar milik lelaki yang dicintainya. Menggerayang melucuti kancing baju tidurnya hingga terbuka sedikit demi sedikit, mempertontonkan kedua buah dadanya yang mengkal padat berisi dari balik bra. Tanpa sadar ummi Annida mengigau sambil membusungkan dadanya.

“Remas.. uugghh.. isep putingnya.. aduuhh enaknya..”
Kedua tangan ummi Annidaa memegang kepala itu dan membenamkannya ke dadanya. Tubuhnya menggeliat mengikuti jilatan di susunya. ummi Annida terengah-engah saking menikmati sedotan dan remasan di kedua payudaranya, sampai-sampai ia terbangun dari mimpinya.

Perlahan ia membuka kedua matanya sambil merasakan mimpinya masih terasa meski sudah terbangun. Setelah matanya terbuka, ia baru sadar bahwa ternyata ia tidak sedang mimpi. Ia menengok ke bawah dan ternyata ada seseorang tengah menggumuli bukit kembarnya dengan penuh nafsu, menyelinap masuk lewat bawah jilbab yang masih dikenakan. Ia mengira suaminya yang baru datang dari desa dan langsung sedang mencumbuinya. Dalam hati ia bersorak kegirangan sekaligus heran atas kedatangannya ini meski sudah larut. Apa tidak takut. Tiba-tiba ia sendiri yang merasa ketakutan. Bagaimana kalau itu bukan suaminya yang datang?

ummi Annida langsung bangkit dan mendorong tubuh yang menindihnya dan hendak mengingatkan lelaki yang tengah menggumulinya. Namun belum sempat ucapan keluar, ia melihat ternyata orang itu bukan suaminya?! Yang lebih mengejutkannya lagi ternyata orang itu tidak lain adalah raffa, putra tunggal bapak amin yang masih berumur 16 tahunan!?

“raffa?!” pekiknya sambil menahan suaranya.

“ ngapain di kamar ummi?” tanyanya lagi kebingungan melihat wajah raffa yang merah padam.

Mungkin karena birahi bercampur malu ketahuan kelakuan nakalnya.
“ummi..ngghh.. anu.. ma-maafin raffa..” katanya dengan suara memelas.
Kepalanya tertunduk tak berani menatap wajah ummi Annida.
“Tapi.. barusan nga.. ngapain?” tanyanya lagi karena tak pernah menyangka anak bapak amin berani berbuat seperti itu padanya.

“raffa.. ngghh.. tadinya mau minta tolong ummi bikinin PR..” katanya menjelaskan.

“Tapi waktu liat ummi lagi tidur sambil menggeliat-geliat. . ngghh.. raffa nggak tahan..” katanya kemudian.
“Oohh.. raffa.. itu nggak boleh. Nanti kalau ketahuan abah gimana?” Tanya ummi Annida.

“raffa tahu itu salah.. tapi.. ngghh..” jawab raffa ragu-ragu.
“Tapi kenapa?” Tanya ummi Annida penasaran

Kepala ummi Annida bagaikan disamber geledek mendengar ucapan raffa. Berarti dia tahu perbuatannya yang sering nonton adegan hubungan suami istri di tv, kata hatinya panik. Wah bagaimana ini?
“Kenapa raffa pengen itu?” tanyanya kemudian dengan lembut.
“Raffa sering ngebayangin ummi.. juga.. ngghh.. anu..”
“Anu apa?” desak ummi Annida makin penasaran.
“raffa suka ngintip.. ummi lagi mandi,” akunya sambil melirik ke arah baju panjang ummi Annida yang sudah tersingkap lebar.

raffa melenguh panjang menyaksikan bukit kembar montok yang menggantung tegak di dada ustadzahnya itu. ummi Annida dengan refleks merapikan bajunya untuk menutupi dadanya yang terbuka. Kurang ajar mata anak bau kencur ini, gerutu ummi Annida dalam hati.

“Boleh khan ummi?” kata raffa kemudian.
“Boleh apa?” sentak ummi Annida mulai tajam.
“Boleh itu.. ngghh.. anu.. kayak tadi..” pinta raffa tanpa rasa bersalah seraya mendekati kembali ummi Annida.

“raffa jangan kurang ajar begitu sama ummi.., ” katanya seraya mundur menjauhi anak itu. “Nggak boleh!”

“ boleh ya..? Nanti Andre bilangin lho..kalo ummi sering nonton ” kata raffa mengancam.
“Eh jangan! Nggak boleh bilang ke siapa-siapa. .” kata ummi Annida gusar.
“Kalau gitu boleh dong raffa?” AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI

Kurang ajar bener anak ini, berani-beraninya mengancam, keluhnya dalam hati. Tapi bagaimana kalau ia bilang-bilang sama orang lain. Oh Jangan. Jangan sampai! ummi Annida berpikir keras bagaimana caranya agar anak ini dapat dikuasai agar tak cerita kepada yang lain. ummi Annida lalu tersenyum kepada raffa seraya meraih tangannya.
“raffa mau pegang ini?” katanya kemudian sambil menaruh tangan raffa ke atas payudaranya yang sudah tertutup baju dan kerudung.

“Iya.. ii-iiya..,” katanya sambil menyeringai gembira.
raffa meremas kedua bukit kembar milik ummi Annida dengan bebas dan sepuas-puasnya. “Gimana raffa.. enak nggak?” Tanya ummi Annida sambil melirik wajah anak itu.
“Tampan juga anak ini, walau masih ingusan tapi ia tetap seorang lelaki juga”, pikir ummi Annida.
Bukankah tadi ia merindukan kehadiran seorang lelaki untuk memuaskan rasa dahaga yang demikian menggelegak? Mungkin saja anak ini tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, tetapi dari pada tidak sama sekali?

Setelah berpikiran seperti itu, ummi Annida menjadi penasaran. Ingin tahu bagaimana rasanya bercinta dengan anak di bawah umur. Tentunya masih polos, lugu dan perlu diajarkan. Mengingat ini hal ummi Annida jadi terangsang.

Keinginannya untuk bercinta semakin menggebu-gebu. Kalau saja lelaki ini adalah suaminya, tentunya sudah ia terkam sejak tadi dan menggumulinya untuk memuaskan nafsunya yang sudah ke ubun-ubun. Tapi tunggu dulu. Ia masih anak-anak. Jangan sampai ia kaget dan malah akan membuatnya ketakutan.

Lalu ummi Annida membuka kancing bajunya, menyingkap jilbab dan membiarkan raffa meremas-remas buah dadanya sesuka hati. Dadanya sengaja dibusungkan agar anak ini dapat melihat dengan jelas keindahan buah dadanya yang paling dibanggakan. raffa mencoba memilin-milin putingnya sambil melirik ke wajah ummi Annida yang nampak meringis seperti menahan sesuatu.

“Sakit ummi?” tanyanya.

“Nggak ffa. Terus aja. Jangan berhenti. Ya begitu.. terus sambil diremas.. uugghh..”raffa mengikuti semua perintah ummi Annida. Ia menikmati sekali remasannya. Begitu kenyal, montok dan oohh asyik sekali! Pikir raffa dalam hati. Entah kenapa tiba-tiba ia ingin mencium buah dada itu dan mengemot putingnya seperti ketika ia masih bayi. AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI


“ups…Oughhh……!!Aaahhh..Ssshhh…Oohhh….ter ussss…”
ummi Annida terperanjat akan perubahan ini sekaligus senang karena meski sedotan itu tidak semahir lelaki dewasa tapi cukup membuatnya terangsang hebat. Apalagi tangan raffa satunya lagi sudah mulai berani mengelus-elus pahanya dan merambat naik di balik baju tidurnya. Perasaan ummi Annida seraya melayang dengan cumbuan ini. 

Ia sudah tak sabar menunggu gerayangan tangan raffa di balik roknya segera sampai ke pangkal pahanya. Tapi nampaknya tidak sampai-sampai. Akhirnya ummi Annida mendorong tangan itu menyusup lebih dalam dan langsung menyentuh daerah paling sensitive. ummi Annida menuntun menuju batas celana dalam.

Raffa terperanjat begitu jemarinya menyentuh daerah yang terasa begitu hangat dan lembab. Hampir saja ia menarik lagi tangannya kalau tidak ditahan oleh ummi Annida.
“Nggak apa-apa.. pegang aja.. pelan-pelan. . ya.. terus.. begitu.. ya.. teruusshh.. uggh ffa!”

Raffa semangat mendengar erangan ummi Annida yang begitu merangsang. Sambil terus mengemot puting susunya, jemarinya mulai berani mempermainkan bibir kemaluan ummi Annida. Terasa hangat dan sedikit basah. Dicoba-cobanya menusuk celah di antara bibir itu. Terdengar ummi Annida melenguh. 

Raffa meneruskan tusukannya. Cairan yang mulai rembes di daerah itu membuat jari raffa mudah melesak ke dalam dan terus semakin dalam.
“Akhh.. ffa masukin terusshh.. ya begitu. Oohh anak pinter!” desah ummi Annida mulai meracau ucapannya saking hebatnya rangsangan ke sekujur tubuhnya.

Sambil terus menyuruh raffa berbuat ini dan itu. Tangan ummi Annida mulai menggerayang ke tubuh raffa. Pertama-tama ia lucuti pakaian atasnya kemudian melepaskan ikat pinggangnnya.
“Mmmpphh..”, desah ummi Annida begitu merasakan batang anak itu sudah keras seperti baja.

Ia melirik ke bawah dan melihat batang raffa mengacung tegang sekali. Boleh juga anak ini. Meski tidak sebesar suaminya, tapi cukup besar untuk ukuran anak seumurnya. Tangan ummi Annida mengocok perlahan batang itu. rffa melenguh keenakan.
“Oouhhgghh…. uueeanaakkhh! ” pekik ummi Annida perlahan.

ummi Annida tersenyum senang melihatnya. Anak ini semakin menggemaskan saja. Kepolosan dan keluguannya membuat ummi Annida semakin terangsang dan tak tahan menghadapi emotan bibirnya di puting susunya dan gerakan jemarinya di dalam liang kewanitaannya.  AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI

Rasanya ia tak kuat menahan desakan hebat dari dalam dirinya. Tubuhnya bergetar.. lalu..,Oooohh…Aaahhhh….aaa…aaa…mau…lagi. ……. ummi Annida merasakan semburan hangat dari dalam dirinya berkali-kali. Ia sudah orgasme.Heran juga. Tak seperti biasanya ia secepat itu mencapai puncak kenikmatan. Entah kenapa. Mungkin karena dari tadi ia sudah terlanjur bernafsu ditambah pengalaman baru dengan anak di bawah umur, telah membuatnya cepat orgasme.  AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI


Raffa terperangah menyaksikan ekspresi wajah ummi Annida yang nampak begitu menikmatinya. Guncangan tubuhnya membuat Araffa menghentikan gerakannya. Ia terpesona melihatnya. Ia takut malah membuat ummi Annida kesakitan.

“ummi? ummi Annida kenapa? Nggak apa-apa ?” tanyanya demikian polos.
“Nggak sayang.. ummi Annida justru sedang menikmati perbuatan raffa,” demikian kata ummi Annida seraya menciumi wajah tampan anak itu.

Dengan penuh nafsu, bibir raffa dikulum, dijilati sementara kedua tangannya menggerayang ke sekujur tubuh anak muda ini. Raffa senang melihat kegarangan Ummi Annida. Ia balas menyerang dengan meremas-remas kedua payudara ustadzahnya ini, lalu mempermainkan putingnya.

“Aduh enakk.. enak sekali. raffa pinter.. uugghh!” erang ummi Annida kenikmatan.

ummi Annida benar-benar menyukai anak ini. Ia ingin memberikan yang terbaik untuk anak ini. Ingin memberikan kenikmatan yang tak akan pernah ia lupakan. 

Ia yakin raffa masih perjaka tulen. ummi Annida semakin terangsang membayangkan nikmatnya semburan cairan mani perjaka. Lalu ia mendorong tubuh raffa hingga telentang lurus di ranjang dan mulai menciuminya dari atas hingga bawah. Lidahnya menyapu-nyapu wajahnya dengan penuh nafsu.

Tubuh raffa berguncang keras merasakan nikmatnya cumbuan yang begitu lihai. Apalagi saat lidah ummi Annida mempermainkan hidungnya, kemudian melata-lata ke sekujur lehernya. Raffa merasakan bagian bawah perutnya berkedut-kedut. Bahkan saking enaknya, raffa merasa tak sanggup lagi menahan desakan yang akan menyembur dari ujung moncong kemaluannya.

ummi Annida rupanya merasakan hal itu. Ia tak menginginkannya. Dengan cepat ia melepaskan pelukanya dan langsung memencet pangkal batang kemaluan raffa sehingga tidak langsung menyembur.
“Akh ummi.. kenapa?” Tanya raffa bingung karena barusan ia merasakan air maninya akan muncrat tapi tiba-tiba tidak jadi.

“Nggak apa-apa. Tenang saja, ffa. Biar tambah enak,” jawabnya seraya naik ke atas tubuh raffa.

Dengan posisi jongkok dan kedua kaki mengangkang, ummi Annida mengarahkan batang raffa persis ke arah liang kewanitaannya. Perlahan-lahan tubuh ummi Annida naik turun sambil memegang batang kemaluan raffa yang sudah mulai masuk.

“Uugghh.. enak nggak……. ouchhhh?”
“Aduuhh.. ummi Annida.. aapphh..! ” pekiknya.
raffa merasakannya seperti disedot liang kewanitaan ummi Annida. Terasa sekali kedutan-kedutannya. Ia lalu menggerakan pantatnya naik turun. bergerak cepat keluar masuk liang nikmat itu. ummi Annida tak mau kalah. Pantatnya bergoyang ke kanan-kiri mengimbangi tusukannya.

“Auugghh eehhhhhhh..uueennaakk! ” jerit ummi Annida seperti kesetanan.
“Terusssssss, jangan berhenti. Ya tusuk ke situ.. auughgg.. aakkhh..”
mempercepat gerakannya karena mulai merasakan air maninya akan muncrat.
“ummi.. saya mau keluaarr..” Jeritnya.
“Iya …… ayo.. keluarin aja. ummi juga mau keluar.. ya terusshh.. oohh teruss..” katanya tersengal-sengal.

Raffa mencoba bertahan sekuat tenaga dan terus menggenjot liang ummi Annida dengan tusukan bertubi-tubi sampai akhirnya kewalahan menghadapi goyangan pinggul wanita berpengalaman ini. Badannya sampai terangkat ke atas dan sambil memeluk tubuh ummi Annida erat-erat, raffa menyemburkan cairan kentalnya berkali-kali.
“Crot.. croott.. crott!”

“Aaakkhh..” ummi Annida juga mengalami orgasme.
Sekujur tubuhnya bergetar hebat dalam pelukan eratnya.
“Ooohh.. achhhhhh….ehhhhhh.. hebat sekali..”

Kedua insan yang tengah lupa daratan ini bergulingan di atas ranjang merasakan sisa-sisa akhir dari kenikmatan ini. Nafas mereka tersengal-sengal. Peluh membasahi seluruh tubuh mereka meski udara malam di luar cukup dingin. Nampak senyum ummi Annida mengembang di bibirnya. Penuh dengan kepuasan. Ia melirik genit kepada raafa.
“Gimana. Enak khan?”
“Iya umi, enak sekali,” jawab raffa seraya memeluk ummi Annida.Tangannya mencolek nakal ke buah dada ummi Annida yang menggelantung persis di depan mukanya.

Tangan ummi Annida kembali merayap ke arah batang raffa yang sudah lemas. Mengelus-elus perlahan hingga batang itu mulai memperlihatkan kembali kehidupannya.raffa hanya bisa mengangguk dan kembali merasakan hangatnya tubuh ummi Annida ketika menggulumulinya.

Mereka kembali bercumbu tanpa mengenal waktu dan baru berhenti ketika terdengar kokok ayam bersahutan. Andre meninggalkan kamar ummi Annida dengan tubuh lunglai. Habis sudah tenaganya karena bercinta semalaman. Tapi nampak wajahnya berseri-seri karena malam itu ia sudah merasakan pengalaman yang luar biasa.

Rabu, 25 Oktober 2017

Kenikmatan Dengan jablai Yang Masih Lugu

Kenikmatan Dengan jablai Yang Masih Lugu
Oktober , 25.10.2017

Selamat Sore para pembaca setia GAIRAH69KU Pada sore hari yang cerah ini, mimin akan membagikan cerita bokep dengan judul Kenikmatan dengan Jablai yang masih lugu sekali. Tanpa banyak cakap, langsung saja baca cerita berikut yah!


Sebut saja namaku Eka ( nama samaran ). Saat ini aku bekerja di bidang Operator di sebuah perusahaan ternama yang berada di luar negeri. Aku bekerja 12 jam dari jam 08.00 pagi sampai jam 20.00 malam. Dan diperusahaan aku sekarang kami menggunakan shift, Baiklah langsung saja aku akan menceritkan pengalaman ku saat ngentot dengan jablai.

Sewaktu aku dan teman temanku pulang kerja jam 20.00 wib atau jam 8 malam, kami langsung pulang ke mes yang disediakan dari kantor tempat aku bekerja. Dan kami langsung masuk ke kamar kami masing masing yang sudah di sediakan. pada saat aku dan teman satu kamarku tiduran di kasur masing masing, Masuk teman ku yang satu lagi dengan kamar yang berbeda. Sebut saja namanya Malvin ( nama samaran ).

'' Eh ka kemana kita hari ini ? '' tanyanya
'' gak lah gua capek vin''  jawab eka
'' yah mana enak di mes aja lu kan off day malam ni ''
'' emang nya mau kemana kita vin? "
" ketempat yang kemarin la yang banyak cewek jablai nya itu"
" hhaa, emang nya siapa aja vin yang berangkat?"
" ya semua la udah pada aku ajakin ni dan koko Hendra mau jugak katanya"
" jam berapa emangnya kita berangkatnya?"
" entar jam 10 ya kita berangkatnya"
" okelah kalau gitu aku siap siap dulu ya"

Dan jam sudah menunjukan pukul 10 malam aku dan teman2 ku langsung berangkat ke tempat yang diajakin oleh malvin, sekitar 10 menit perjalanan sampailah kami ditempat minum dan banyak cewek cewek jablai nya. Dan langsung saja kami masuk dan mencari tempat kosong supaya aku dan kawan2ku bisa bersantai dan melihat cewek2 jablai.

Kenikmatan Dengan jablai Yang Masih Lugu Sangat Berkesan


Tanpa menunggu lama dan kami sudah mendapatkan tempat duduknya, cewek cewek jablai pun mendatangi kami dan menanyakan kami ingin minum dan makan apa?" tanpa basa basi malvin memesan minuman beer dan makanan ringan, setelah makanan dan minuman datang semua, Satu persatu cewek jabali itu menghampiri kami dan duduk disebelah kami masing2. Mereka menemanin kami untuk minum.

Selang waktu setengah jam kami ketawa ketiwi dengan cewek cewek jablai nya juga, ada satu pertanyaan dalam hatiku, Ni cewek jablai satu ni kok masih malu malu dan lugu kali ya? aku mengajaknya bersulang minum dia hanya tersenyum dan mengangkat gelas nya untuk bersulang bersama ku. apakah ni cewek emang pemalu atau gimana dalam hati ku bertanya?"

Dan tidak lama kemudian temanku Malvin bertanya kepada kami", woy ada yang mau makek cewek2 ini gak?" dengan rasa malu malu aku hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Malvin tersebut.

tanpa disangka sangka teman ku yang satu lagi yang bernama Jepri menjawab" aku maulah katanya"
" Malvin bertanya yang mana?" dan si jepri menjawab" ni loh yang disebelah ku lah" tapi jangan aku sendiri lah kata si Jepri"

AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI


Dengan rasa malu aku ingin menjawab yodah sama ku aja jep berdua kita tapi aku malu, Dan malvin bertanya kepada ku " eka kau mau ngentot cewek yang disebelah mu gak?" dengan rasa penasaran ku ini semakin memuncak langsung saja aku bilang ke Malvin" Yodah vin aku mau jugak.

Tanpa menunggu lama lama lagi aku dan Jepri menuju kamar yang sudah disediakan sama cewek jablai itu. Jepri dengan cewek jablai nya menuju kamar 17, Dan aku berada di kamar 20. Dan rasa penasaran ku pun semakin menggila setelah aku dan jablai itu masuk ke kamar.
Kenikmatan Dengan jablai Yang Masih Lugu Yang Sangat Bergairah


Aku melihat cewek Jablai itu dan tetap saja si cewek itu masih malu malu menatap diriku. Dan cewek jablai yang bernama "nay" ini langsung saja memberikan aku handuk dan menyuruhku ke kamar mandi dahulu dengan sikap malu malu nya itu, Lalu aku kemar mandi dan mengganti pakain yang ku gunakan dengan handuk yang di berikannya. Setelah aku keluar dari kamar mandi giliran cewek jablai itu yang ke kamar mandi, dia pun mengganti pakaiannya dengan hanya handuk tipis yang menutupi tubuhnya yang sudah tidak menggunakan BH dan CD atau celana dalam.

Setelah dia keluar dari kamar mandi dia duduk disebelah ku di tempat tidur. Aku bingung mau ngapain? Soalnya ni jablai sangat lah pemalu dan lugu. Aku tidak tahu mau apa, aku tidur tiduran saja di tempat tidur dan dengan hitungan detik cewek jablai ini pun tiduran di sebelahku. Aku menatapnya dan dirinya juga menatap ku kembali.AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI

Dan tidak lama aku mencumbunya dengan mencium pipinya''  dirinya malu malu dan menutup kedua matanya, aku terus saja mencumbu nya dan tangan kananku pun pelan pelan langsung saja membuka handuk yang masih berada ditubungnya. aku ingin mencium bibir nya tapi dia menolak karna dirinya sangat pemalu. Semakin ku menghisap kedua tetek nya dan sembari ku mainkan pentilnya itu.

Dirinya pelan pelan terbawa suansa dan aku pun langsung membuat dirinya semakin merangsang dan semakin merangsang. tidak lama tangan ku langsung memegang Vagina nya dengan bulu bulu nya yang masih sedikit. Dirinya pun semakin merangsang dan mengeluarkan desahan "ehh..ehhh...ahh...ahhh'' dirinya keenakan dengan suaranya yang lembut itu.
Aku pun tidak sabar dan langsung saja kubukakan pahanya lebar lebar. Tidak menunggu lama langsung saja ku masukan dengan pelan pelan Penis ku kedalam Vagina nya.

Ngeseks Bersama Jablai Yang Masih Cukup Lugu

disitulah semakin memuncak rangsangan yang dirasakan oleh si" nay " cewek jablai itu, Dia langsung memeluku dengan erat dan aku terkejut saat dia mencium bibir ku, dengan tidak menunggu lama aku membalas ciumannya,

Dan dirinya langsung semakin merangsang dan mengeluarkan desahan desahan manjanya." eehhh..ahhh..ahhh..." dan aku semakin kencang aku menggoyangkan kontolku dengan maju mundur kedalam pepek nya itu. lima menit kami bersetubuh tidak lama kemudian dia ngomong samaku, " wait" katanya. Aku kira dia mau selasai rupanya si " nay" nama jablai ini mengajak aku,

Dengan merubah posisi kami bermain, Aku yang tidur di tempat tidur dan si nay ini yang diatas badanku, Dan dirinya yang menggoyangkan pepek nya ke kontol ku, dan aku pun semakin bernafsu terus dan kurasakan si jablai ini semakin enak dan semakin kegelain, Dan mukanya merasa keenakan dan matanya tertutup menikmati ngentot bersama ku.

Tidak lama kemudian dirinya pun kembali memelukku dan menarik badanku semakin kencang dan mengajakku ngentot dengan cara yang berbeda lagi, Dirinya ingin ngentot dengan cara duduk dan berpelukan, Aku pun kembali mengikuti yang iya mau, agar aku bisa kembali memuasakan nafsu nya dan nafsu jugak. semakin kencang saja permainan kami dan saling ciuman dan sembari juga aku menghisap tetek nya dan pentil nya masih kecil dan berwarna merah jambu.

Tidak lagi kemudian aku merasakan kontol ku yang sangat geli dan ingin mengeluarkan sperma ku, Langsung saja aku menidurkannya dan tidak lama aku menarik kontolku yang ingin mengeluarkan sperma, Dan langsung saja ku tumpahkan semua sperma ku ke teteknya dan mengenai muka dan mulutnya. Dan aku pun lemas berbaring di tempat tidur sembari dia kembali memelukku dan menatapku dengan penuh mesranya. Aku merasakan dirinya sangat puas mengentot bersamaku. Semenjak kejadian ini dia langsung meminta semua kontak yang ada di hp ku
AGEN POKER TERPERCAYA KLIK DISINI.

Demikianlah Cerita Bokep Kenikmatan Dengan Jablai Yang Masih Lugu.

Selasa, 24 Oktober 2017

Melayani Birahi Tante Alyssa

Melayani Birahi Tante Alyssa

Whats up para pembaca setia GAIRAH69KU Pada kesempatan kali ini, mimin akan membagikan sebuah cerita Seks dengan judul Melayani Birahi Tante Alyssa. Cerita Seks ini pasti akan membuat nafsu anda naik ke ubun-ubun. Langsung saja baca yah!

Pada siang hari yang terik ini aku akan menceritakan pengalamanku yang pernah aku dapatkan
Perkenalkan nama ku Ryan dan masih duduk di bangku SMA dan aku juga memiliki temen perempuan yang bernama Reni, Reni ini adalah gadis yang paling cantik di kelasku dan dia juga memilki wajah yang cantik dan imut sama seperti yang ada di kumpulan video porno yang pernah ku tonton., Dan Reni memiliki tubuh yang sangat indah sekali kalau di pandang.
Oke lah tidak usah membuang-buang waktu lagi langsung saja aku akan ceritakan pengalamnku.
"Ryan hari ini kita kerja kelompok di rumah ku ya ?" kata Reni sambil datang ke arahku

"Oke, deh jam berapa ?" jawab ku di sertai dengan anggukan

"Hemmmm, sekitar jam 1, deh kira-kira sampai jam 5" Jawabnya di sertai dengan senyuman manis

Dan aku pun mengangguk dengan senyuman, Reni Memang gadis yang paling cantik di kelasku dan dia memiliki wajah yang sangat imut dan juga cantik sekali, dan tubuhnya juga sangat indah sekali 

dengan memiliki payudara yang sedang, kulitnya putih dan pantatnya berisi, banyak sekali orang-orang di sekolah yang jatuh cinta padanya, Termasuk aku juga, ataupun orang yang hanya nafsu saja melihatnya dan mencoba menggodanya.

Aku sangat beruntung sekali, Bu Selvi telah memilih aku untuk satu kelompok dengannya, Banyak sekali temen-temen ku yang iri karena aku di pilih menjadi satu kelompok dengan Reni.

Setelah aku pulang dari sekolah, aku sempat ngocok mengingat Reni, lalu aku langsung saja naik ke mobil ku yang telah di kendarai oleh sopirku itu.

"Bang, nanti pulang jam 5, jangan jemput sebelum jam 5, ya ? kataku pada sopirku.

"Oke dehh"

Setelah aku sampai dirumah Reni, aku langsung masuk dalam rumahnya yang begitu besar, Maklumlah Ayah Reni adalah seorang pengusaha besar yang tiap hari pulang malam hari terus, Sementara Bu Alyssa, adalah seorang ibu rumah tangga.

Pada saat aku masuk kedalam rumahnya, aku langsung di sambut oleh Rena dan juga ibunya, aku langsung terbegong melihat keduanya, Bu Alyssa sama cantiknya dengan Rena, umurnya sudah 36 tahun. 

tetapi raut wajahnya masih terlihat cantik, dan tubuh nya juga ideal, dan dadanya sedikit besar, dan kulit nya berwarna putih seperti ibu yang mempunyai anak. kemaluanku yang gagah langsung 

bangun berdiri besar keras saat pandangan tertuju kedua wanita itu. Nafsuku langusng meningkat drastis.

Akupun langsung di ajak ke kamar Reni, sempat aku deg-degann karena berduan sama Reni, tetapi nafsuku sangat besar, akupun langsung berusaha untuk menahan nafsuku dan membantu Reni untuk mengerjakan pekerjaan yang memang di suruh dari sekolah tadi, kami pun duduk di meja dengan berhadapan.

Selama pekerjaan banyak aku membuat godaan padanya dan disertai oleh candaan, yang membuat Reni menjadi tersenyum malu dan mukanya memerah, membuatku terposona padanya, wajahku yang di sebut ganteng oleh temen-temenku sering sekali di lirik oleh Reni.. Jam 3 jam pun berlalu.

perkejaan kami pun sudah selesai, sedangkan aku menyuruh untuk di jemput jam 5, akupun di suruh untuk menemani Reni dulu, sambil menunggu jemputan ku datang.

"Ryan, kamu lucu banget,ya ?"

" Oh, tentu dong" dengan bangga

" Tapi kamu juga ganteng"

"Ahh, kamu juga cantik, kok" jawabku dengan romantis.

Kini kami berduapun berpandangan dan kuletakan tanganku pada tangan lembutnya di atas meja, lalu aku duduk di sebelahnya, dan kumajukan kepala ku ke kepalanya, dan dia juga tampak diam saja, dan kami pun langsung berciuman romantis, bibirnya terasa hangat sekali, kukulum bibirnya selama 5 menit, karena aku sudah benafsu, dan aku mencoba untuk meremas payudaranya dengan perlahan dan lembut, pada saat tangan ku menyentuh dadanya, diapun tampak diam dan tidak memberontak, sehingga kami berdua ber-ciuman sambil tangan ku iseng memainkan dan meremas dadanya.


Sekitar 5 menit lagi kami pun masih melakukannya kembali, dan tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, dan akupun segera melepaskan ciuman itu padanya dan langsung diam seperti tidak terjadi apa-apa, sungguh sayang, pikirku di dalam hati. Bu Alyssa masuk dan langsung berkata.

"Reni, kamu di panggil papa ke kantor, ada urusan yang sangat penting"

Rena pun awalnya menolak, tetapi setelah di paksa, dia pun setuju, dan sementara itu kini Bu Alyssa duduk di sampingku, tangannya pun diletakannya pada pahaku, kontolku langsung mengeras dengan sangat cepat, diapun langsung berkata.

"Nak Ryan, tadi tante liat apa yang kamu lakukan dengan Reni"

"Hemmm,Hemmmmmm" Aku takut dan sangat gugup di marahi

"Gak apa-apa, kok, Tante gak nyalain kamu, memang sih tubuh Reni itu sangat mengoda sekali"

Aku pun kaget mendengar ucapan itu

"Ryan, kamu tahu gak ? Tante sekarang nafsu melihat kamu tadi dengan Reni berciuman seperti tadi dan remes-remesan"

Aku pura-pura kebingungan saja, tetapi aku sangat bernafsu mendengarnya.

Kini tangan yang di letaknya di pahaku tadi sekarang sudah mengelus-elus penisku sementara itu dia menuntun tanganku ke payudaranya, lalu ia mengarahkan kepalanya ke kepalaku, dan kami pun 
langsung berciuman dengan lembut, tangan ku mulai makal dan meremas dadanya yang masih seger kencang.

Lalu Bu Alyssa pun tiba tiba langsung membuka celanaku dan juga sambil aku membuka bajunya, kini kontolku yang kekar dan gagah terpampang, diapun agak sedikit kaget dengan 

ukurannya penisku, dan akupun membuka bajunya itu dan juga BHnya, nenennya memiliki pentil yang kecoklatan dan juga masih sangat kencang, dan ia langsung saja di mengulum penisku yang sudah mengeras sejak kami masih duduk tadi, kulumnya pun begitu enak, membuatku mataku meram melek sambil meremas payudaranya.

Aku tidak mau kalah, lalu kubuka celenanya, dan CDnya yang sudah sangat basah dari tadi, terlihat juga memeknya yang masih bagus itu meski sudah mempunyai dua orang anak, dan masih berwarna 

kemerahan dengan bulu yang halus dicukur sangat rapinya, akupun menjilat memeknya, sangat nikmat sekali dan juga harum.


Jilatan ku pun membuat memeknya basah, ia pun langsung menglinjang-nglinjang kegelian dan juga kenikmatan, kini aku kembali duduk di kursinya, Bu Alyssa langsung naik ke pangkuanku, ia memasukkan memeknya ke penisku,

lalu kuletakkan tanggan ku di pinggangnya, kini penisku sudah masuk ke dalam memeknya Bu Alyssa, yang pertama kali dengan perlahan, lalu semakin ku percepat, aku menaik turunkan tubuh Bu Alyssa dengan sangat cepat, membuat ia meram melek dan memeknya makin basah saja, kurasakan penisku dipijat oleh otot-otot memeknya, sangat nikmat sekali sehingga membuat mendesah keenakan, sementara itu kunaik turunkan tubuh seksinya itu dengan cepat..

"Ahhhh,Akkkhhh,Ssssssttt,enak,Ryan,terus,Ahhh"

Memeknya mengeluarkan cairan begitu hangat yang sudah membasahi penisku, lalu kupelankan sedikit karena aku sudah merasa ingin keluar, kuangkat ke kursi sebelah kakinya, lalu aku langsung menyodorkan kontolku pada vaginanya, dan dia juga langsung mengocoknya, lalu keluarlah sepermaku yang membasahi mukanya.

"Tante masih belum puas, Ryan, kamu masih ingin gak ?"

"Iya, tante"

aku pun langsung mengangkat tubuhnya itu, lalu kubaringkan ke kasur, ia pun membuka dengan sangat lebar kakinya itu, dan kuperhatikan memeknya yang sudah basah itu, begitu indah,

"Ngapain kamu,Ryan ? Ayo cepat tanjapkan"

"Iya,tante"

Dia menuntun kontolku masuk dalam vaginanya, Setelah sudah masuk kumajumundurkan kontolku dengan cepat membuatnya mengejang dan mendesah kenikmatan, Pijatan vaginanya pada kontolku semakin keras dan nikmat, membuat memjamkan mata menikmati vaginanya.

"Ahhh,Ehhhh,AAkkkk,AAhhhh"

Desahan Bu Alyssa itu menambah nafsuku, tubuh dan juga wajahnya keringatan ikut menambah nafsuku, membuat ia makin mendesah lebih keras lagi.

"Akkkk,Ryan, tante mau keluar"

Memek Bu Alyssa telah mengeluarkan cairan hangat yang berjumlah sangat banyak, lalu ku keluarkan penisku dari memeknya yang dari tadi memijat nikmatnya penisku, langsung saja ku sodorkan padanya, kocokannya Bu Alyssa sangat enak sekali sehingga 1 menit kemudian spermaku keluar dengan deras lagi, lalu Bu Alyssa telah membersihkannya dengan mulutnya, kamipun langsung terbaring dalam keadaan telanjang sambil berpelukan.

"Gila, Tante belum pernah secapek ini, Ryan juga belum pernah senikmat ini"
Pengalaman Pertamaku Bersama Tante Alyssa

Akupun hanya tersenyum saja saat mendengarnya, lalu kami pun segera membersihkan bekas orgasme Bu Alyssa dan juga spermaku, selesai kami berpakaian, kami kembali melakukannya French kiss, yang membuat nafsuku naik kembali, ingin ku melanjutkannya di kamar mandi itu, aku pun langsung saja ML dengan Bu Alyssa, ia pun setuju saja, lalu kami melakukaknya lagi di kamar mandi itu sampai jam 04.30, lalu Reni pulang kembali ke rumahnya dan kami lanjut berbincang-bincang seperti tak terjadi apa-apa.
Dan sejak kejadian tersebut aku sering kali main ke rumahnya Reni, dan juga tentu saja untuk menikmati Bu Alyssa, ibunya yang sudah kunikmati, sisa anaknya saja..

Senin, 23 Oktober 2017

Cerita Sex Akibat Salah Masuk Toilet Jadi Ngentot

Cerita Sex Akibat Salah Masuk Toilet Jadi Ngentot – Awаl mulаdаri cerita ini adalah saat Diana уаng ѕаlаh mаѕuk tоilеt. Pаdа hаri itu tераtnуа раdа hаri ѕеnin аwаl mаѕuk kеrjа. kеbеtulаn hаri реrtаmа kеrjа Diana diреruѕаhааn dimаnа роѕiѕinуа bеkеrjа ѕеbаgаi staff Administrasi. Sеbаgаi staff Administrasi gаji уаng ditеrimа Diana ngаk bеgitu bеѕаr, wаlаuрun dеmikiаn diа dеngаn ѕеnаng hаti mеnjаlаnkаn tugаѕnуа. Kеbеtulаn ѕааt itu Diana ѕеdаng mеnуiарkаn bеbеrара lароrаn untuk dibеrikаn kераdа Mаnаgеrnуа.





Lароrаn itu bеriѕi lароrаn keuangan bulаnаn уg аkаn diѕеrаhkаn untuk rараt nаnti ѕоrе, ditеngаh kеѕibukаnуа itu tibа-tibа ѕаjа diа mеrаѕа ѕаkit реrut уg bеgitu mеnggаngunуа. Lаlu dеngаn ѕеgеrа Dianaрun bеrgеgаѕ mеnuju kе tоilеt.

Kаrеnа Diana udаh ngаk kuаt untuk mеnаhаn ѕаkit реrutnуа, Dianaрun tаk ѕеmраt mеlihаt lаgi tuliѕаn уg mеnunjukkаn bаhwа itu tоilеt untuk Priа аtаu Wаnitа.

Diа-рun mаѕuk bеgitu ѕаjа dеngаn buru-buru, Tеtарi bеgitu mаѕuk di dаlаm tоilеt tеrѕеbut, diа tеrkеjut mеlihаt ѕеоrаng lаki-lаki bеrtubuh kekar ѕеdаng 

buаng аir kесil didаlаm tоilеt itu. dаn Priа ituрun ѕаmа tеrkеjutnуа dеngаn Diana kеtikа diа mеnоlеh kе аrаhnуа.

Uрѕѕѕѕ… kаmu ngараin diѕini Din, kаmu ѕаlаh mаѕuk tоilеt dеh, inikаn tоilеt Priа” tеgurnуа kераdа Diana.

Dianaрun tеrkеjut, tеrnуаtа kеtikа itu ѕаng Mаnаgеr ѕеdаng buаng аir kесil.
Tаnра di ѕеngаjа jugа kеduа mаtа Diana mеnuju kеаrаh Pеniѕ уаng tеrѕеliр 
ditеngаh ritѕliting уаng ѕеdаng diреgаng оlеh ѕаng Mаnаgеr. Uрѕѕѕѕ…tеrlihаtlаh Pеniѕ Mаnаgеr itu уg bеlum dimаѕukkаn kе сеlаnаnуа.

Wаjаh Dianaрun ѕеkеtikа mеmеrаh kаrеnа mаlu, kеmudiаn Dianaрun mеmbuаng mukаnуа dаn ѕеgеrа ingin ѕеgеrа bеrbеgаѕ mеninggаlkаn tоilеt Priа itu.

Buѕееttt !!! gаrа-gаrа ѕаkit реrut mаlаh ѕаlаh mаѕuk tоilеt рriа” Uсар Diana dаlаm hаti.
Tарi Mаnаgеr ituрun tidаk ingin mеmbuаng kеѕеmраtаn tеrѕеbut. 

Dеngаn сераtnуа tаngаn Diana ditаrik dаn bеrkаtа, Udаh Diana di ѕini аjа ѕаmа Om, lаlu tubuhnуа diѕаndаrkаn kе аrаh tеmbоk.

"Din, udаh lаmа аku ingin mеnikmаti kеindаhаn tubuhmu” ѕаmbil mеnguѕар rаmbutnуа Diana, Pаѕti kаmu jugа реrnаh mеndеngаr bаhwа di kаntоr ini уg раling реrkаѕа аdаlаh аku, dаn ѕеkаrаng tibа ѕааtnуа kitа mеnсоbа ара уаng kаmu dеngаr dаri tеmаn-tеmаn itu…
kiukiudomino
Mеndеngаr uсараn mаnаgеrnуа itu Diana mеrаѕа kаgеt bаngеt. Hinggа Diа ngаk mеnуаngkа bаhwа Mаnаgеr уg ѕаngаt dihоrmаti kаrеnа kеbijаkаnnуа, mеmiliki hаti уаng dеmikiаn bеjаtnуа.

“Tарi Pаk, ѕауа lаgi ѕаkit реrut, lаgiаn Bараk kаn Mаnаgеr ѕауа, mаѕа Bараk tеgа mеlаkukаn hаl mеѕum kераdа ѕауа”? uсар Diana mеуаkinkаn Mаnаjеrnуа,

“Oh… jаngаn kuаtir Din, сumа bеntаr аjа kоk… kаtа Mаnаgеr ѕаmbil mеmbukа kаnсing ѕtеlаn аtаѕ уаng diраkаi Diana”.

“Jа…Jа… Jа… Jаngаn Pаk, tоlоng jаngаn !!! ingаt раk kitа di kаntоr,” tеriаk Diana
"Tоlоооооооооооооооооnnnnnggggggg………………………… ! ! !" Jеrit Diana kеmbаli
Kеlihаtаn Diana bеrоntаk kаrеnа tаngаn Mаnаgеr mulаi mаѕuk kе dаlаm BH уаng di раkаi Diana bеrukurаn 35 B.

dаn Brеt… Brеt… bаju Diana tеrlihаt udаh rоbеk, lаlu dеngаn ѕеkаli Dintаkаn tаrikаn BH Dianaрun tеrbukа dаn jаtuh kе lаntаi. 

Wаlаu udаh bеruѕаhа mеndоrоng-dоrоng tubuh Mаnаgеr tеrѕеbut, tеtар ѕаjа tеnаgа сеwеk kаlаh dеngаn tеnаgа соwоk. 

nаmun nаfѕu Mаnаgеr уg udаh ѕеmikiаn buаѕ tеruѕ mеnсеngkеrаm tubuh muluѕ Diana уаng hаnуа tеrѕiѕа mеngеnаkаn сеlаnа dаlаm dаn tеruѕ mеnghimрitnуа kе tеmbоk tоilеt tеrѕеbut.

Kаrеnа mеrаѕа уаkin bаhwа Diana udаh ngаk biѕа lаri lаgi dаri ѕаnа, Dianaрun hаnуа biѕа раѕrаh tаnра реrlаwаnаn. Diana hаnуа biѕа mеlihаt kераlа Mаnаgеr itu di bаgiаn dаdаnуа уаng ѕеdаng mеnghiѕар-hiѕар рuting ѕuѕunуа уаng mоntоk. реrѕiѕ ѕереrti bауi уаng lаgi mеnуuѕu kе ibunуа. kаrеnа еfеk dаri рuting itu ѕаngе, mаkа Diana tibа-tibа bеrgаirаh tinggi. Diana mеnguѕар-nguѕар bаgiаn реniѕ Mаnаgеr tеrѕеbut.

Sеmеntаrа ѕаng Mаnаgеr udаh mеlераѕkаn сеlаnа dаlаm tуре Hiрѕtеr уаng di раkаi Diana. bеrikut ѕаng mаnаgеr mеmbukа jugа ѕеmuа раkаiаnnуа. 

hinggа kini kеduаnуа ѕаmа-ѕаmа dаlаm kеаdааn bugil di WC. Sаng Mаnаgеr mеngаngkаt kе аtаѕ dikit kаki kаnаn Diana lаlu dеngаn реrlаhаn diа mеmаѕukkаn Pеniѕnуа kе lubаng mеmеk Diana.
kiukiu domino
Brеѕѕѕ… Crеkk… Crеkkk.. Bесеk ѕuаrа уаng tеrdеngаr
Sераruh dаri реniѕ itu mаѕuk dеngаn ѕеmрurnа kе lubаng wаnitа уаng tеrnуаtа udаh ngаk lаgi реrаwаn.

Diana tеrbеliаk kаgеt mеrаѕаkаn bеѕаrnуа Pеniѕ itu di dаlаm lubаng mеmеknуа. Tеtарi Sаng Mаnаgеr tеruѕ ѕаjа mеndоrоng mаju-mundur Pеniѕnуа ѕаmbil mеnсiumi bibir Diana уаng imut itu. 

Tеrаѕа оlеh Diana Pеniѕ уаng bеѕаr itu kеluаr mаѕuk bеrkаli-kаli ѕаmраi mаtа Diana tеrреjаm-реjаm mеrаѕаkаn ѕаkit саmрur еnаk уаng tiаdа duаnуа.

Sаng Mаnаgеr ѕаdаr bаhwа mеrеkа bеrdаnѕа di WC umum, tаkut kеlihаtаn оlеh оrаng lаin, Hаniерun di аjаk mаѕuk kе dаlаm kаmаr tоilеt. Kini роѕiѕi Diana di rubаh mеnjаdi Dоggу Stуlе dеngаn tаngаn bеrреgаngаn kе bаgiаn аtаѕ klоѕеt dаn раntаtnуа di hаdараn kе Mаnаgеr. 

Tаnра mеnunggu lаmа ѕаng mаnаgеr mulаi kеmbаli mеmаinkаn Ritmе kе lubаng mеmеk Diana уаng аduhаi.

Crееkk…. Crеk…. Crееk… Tеrdеngаr bесеk lаgi dаri ѕuаrа mеmеk Diana уаng реnuh dеngаn lеndir.
Sаng Mаnаgеr dеngаn аѕуik mеlаkukаn ѕеx itu. Tаngаn kаnаnnуа ѕаmbil mеmеgаngi рuting ѕuѕunуа Diana, TIbа-tibа ѕаjа Diana bеrkаtа !
KLIK DISINI AGEN KIUKIU DOMINO 

“Bараk duduk аjа di аtаѕ klоѕеt ini, biаr ѕеkаrаng аku уаng аktif." Pаndu Diana.
Sаng Mаnаgеr ituрun mеngаnggukkаn kераlаnуа. 

Kini роѕiѕi Diana di аtаѕ dеngаn роѕiѕi duduk di аtаѕ раngkuаn ѕаng Mаnаgеr. Kеduа mаtа Mаnаgеr di реjаmkаn di ѕааt Diana уаng аktif ѕаmbil dan sambil mеrеmаѕ-rеmаѕ buаh dаdа Diana.

Pеniѕnуа ѕаngаt kuаt, kеrаѕ dаn kоkоh. Wаlаu udаh bеrkаli-kаli dituѕukkаn dаri dераn dаn bеlаkаng tеtар ѕаjа bеlum mеnуеmburkаn саirаn ѕреrmа kе tubuh Diana, Sеlаng bеbеrара mеnit Diana mеrаѕа сареk bеrаdа di роѕiѕi аtаѕ, Diana mеnсоbа mеnсаbut Mеmеknуа dаri bаtаng kоntоl tеrѕеbut. Kini Diana bеrfоkuѕ mеngulum kоntоl itu.

Ouhhh… Sѕѕѕѕhhhhhhhhh….. Aаааhhhhhhh……
Kаli ini gаntiаn Sаng Mаnаgеr уаng mеngеrаng kеnikmаtаn, wаjаh Mаnаgеr nаmраk mеnеgаng dаn diа mеrаngkul bаdаn Diana dеngаn ѕаngаt еrаt. 

Diana ѕаdаr ini аdаlаh рunсаk dаri оrgаѕmе ѕеоrаng lаki-lаki tарi Diana tidаk mеnghirаukаnnуа, tеruѕ ѕаjа mеnghiѕар bаtаng реniѕ itu ѕаmраi munсrаt.
Crrоооt…. Crоооtt…. !!!

Tеrѕеmburlаh ѕреrmа mаѕuk kе dаlаm mulut Diana уg ngаk biѕа dihаlаngi lаgi. Dianaрun mеminum ѕеmuа ѕреrmа уаng kеluаr itu dаn mеnjilаtinуа ѕаmраi bеrѕih. Sеjаk реriѕtiwа di tоilеt itu. Kаmi bеrduа ѕеring mеlаkukаn hubungаn intim. Hinggа ѕаmраi ѕеkаrаng Diana mеnjаdi iѕtri mudа ѕаng mаnаgеr tеrѕеbut.

Minggu, 22 Oktober 2017

AKIBAT TIDAK BAYAR SEWAAN KOST

AKIBAT TIDAK BAYAR SEWAAN KOST


kiukiudomino

Pada kesempatan kali ini, GAIRAH69KU akan menyuguhkan cerita bokep dengan judul Akibat Tidak Bayar Sewaan Kost kepada para pembaca setia kami.

Baiklah langsung saja simak ceritaku ya..

Fasilitas di kostan ku cukup lengakap sekali, memiliki ruang tamu sendiri, dapur sendiri dan juga kamar mandi sendiri, hingga tidak heran kalau harganya itu diatas 1,5juta perbulannya,
dan yang menyewa kostan ku itu kebanyakan anak-anak pejaba dan penguasaha dan itu di khususkan untuk wanitas aja, dan karena yang menempati wanita semua, kostan ku di kenal dikalangan mahasiswa-mahasiswa cowok yang kuliah di bandung selain letaknya strategis yang adanya di jalan Doga dan cewe-cewenya cantik-cantik semua.

kiukiu domino


Dan pada suatu sore datang seorang cewek yang bertubuh tinggi, dan dia juga memiliki kulit khat Indonesia, Dan buah dadanya tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecul, berparas manis sekali mirip dengan artis Heppy Salma.

Dan wanita tersebut memperkenalkan dirinya dengan nama RIANA, dan dia ingin menyewa salah satu kamar miliki ku yang memang kebetulan pas masih ada 1 kamar lagi yang kosong.

Ku ajak Riana melihat-lihat salah satu kamar yang memang betul baru kosong, Riana juga melihat keadaan kamar dengan seksama di mulai dari raung tamu yang memang sudah sediakan sebuah sofa, dilanjutka kedapur dan terakhir kali dia berhenti di bagian kamar tidur yang cukup luas yang di lengkapi oleh sebuah kamar mandi.

Ekspresi Riana pun dengan keadan yang bersih dan nyaman. Akupun langsung menegosiasi harga kamar.

"Yang bagai mana sesuai dengan harapan ? tanyaku.

"Wow gede banget ya ini kamar, berpa perbulannya mas ? Tanya Riana.

Akupun langsung menjawab pertanyaan yang suda aku tungg sejak tadi,

"1,5jt per bulannya mbak "Jawabku.

Diana pun langsung kaget dengan harga yang aku tawarkan.

" Hah....,,,Mahal banget, emang gak bisa kurang mas? Aku udah cocok ni sama kamarnya bagai mana bisa kurang ya mas ? Riana sedikit memohon, karena kelihatannya dia sangat pingin sekali tinggal di sini.

Dan aku sudah sangat tegas kalau memberikan harga, Karena kalau tidak begitu aku tidak bisa makan

"Adu maaf tidak bisa kurang mbak!!"

"Aku mau ngomong aja sama yang punya siapa tau aja bisa nawar gitu ?

Aku langsung tersenyum saja melihat perkatan Riana. Dia tidak tau kalau yang punya itu adalah aku, dan di sangak dia aku hanya pembantu yang mengurus kost ini.

"Aku yang punya." Jawabku dengan dingin

"Maaf kirain anak yang punya, abis imut sich.

Rianapun sedikit malu...

Dan akupun menawarkan yang tidak pernah terlintas mungkin sama pemilik kost-kostan dimanapun.

"Bagaimana kalau gini aja, aku kasih kamu geratis untuk tinggal di sini selama sebulan asal... kamu mau tidur dengan ku...(ML)


Aku tiba-tiba saja sepontan mengeluarkan penawaran  tersebut, Karena sejak anak ini datang aku sudah tergoda dengan bentuk tubuhnya yang langsing, terus gerak geriknya yang sensual gaya bicaranya yang manja, dan yang paling penting utama sich aku lagi pengen ML, hehehe...

Riana terlihat kaget mendengar ajakanku. Dia menatapku penuh dengan tanda tanya serius atau tidak ajakanku tersebut, tapi akhirnya dia menjawab

"Okeh, why not...." Riana menjawab dengan ringannya.
Giliran aku yang kaget, mendengar jawaban dari Riana, dadaku sesak karena khayalanku yang sejak tadi penasaran akan bentuk tubuh Riana yang langsing tanpa busana sama sekali, bentuk payudara yang menggelayut, kehalusan kulitnya yang berwarna putih bening, kaki yang panjang dan jejang sebentar lagi terwujud. Jantungku berdegup keras, dan adik kecilku senat-senut minta dibelai Riana...

Setelah Riana menjawab dengan entengnya, aku menghampirinya, tanpa basa-basi langsung aku cium bibirnya yang tipis terbalut lipglos menambah kesexsian dalam berbicara. Riana menyambut ciumanku tanpa ada kekakuan layaknya pasangan, kami berciuman saling merangsang, sesekali aku mendengar desahan halus Riana saat aku meremas payudaranya yang kencang.
"Eehhh.....", erang Riana kalo aku meremas lembut susunya.AGEN DOMINO 

Aku lucuti satu persatu baju yang menempel di tubuh Riana, demikian sebaliknya sampai kita berdua hanya memakai celana dalam saja. Sesuai dugaanku, payudara Riana mengelayut indah ditubuhnya, tidak besar dan tidak kecil bentuknya sehingga apabila dilihat secara telanjang pas dan membuat adik kecilku (JAKAR) cenat cenut pengen dilepas.

Aku mulai menjilati payudara Riana sesekali aku sedot dengan perlahan, hasilnya eranga Riana yang membuat semangat untuk terus memainkan lidah ini diatas payudaranya yang kencang. Setelah aku bosan menjilati susu Riana, aku mulai menciumi perut Riana terus dan terus hingga berhenti di selangkangan yang masih tertutup celana dalam seksi.

Hheeemm... baunya khas, aku pelorotkan celana Riana yang sudah agak lembab entah kenapa aku terdiam melihat memeknya Riana yang tidak tertutupi bulu satupun, dia memotong habis bulu memeknya hingga membuat indah bentuknya.

Riana tersenyum keenakan melihat aku yang kebingungan melihat memeknya yang botak.
"Jilatin dong...", pinta Riana dengan mesra, aku menuruti permintaaanya. Aku jilati dari bawah keatas selangkangan yang berwarna merah jambu itu terus dan terus, disela sela itu aku melihat ekspresi Riana yang sedang aku jilati memeknya, dia merem ......melek sambil menggigit bibir bawahnya dan kedua tangannya meremas sprei kasur seperti orang yang sedang menahan sesuatu.
kiukiu domino
Erangannya semakin memburu seiring jilatan ku yang makin cepat...
"Eeeh... eeehh... eehhhh... eeehhh...", Riana mengerang keenakan, disatu titik dia melepaskan nafasnya dalam dalam, tak lama kemudian keluar cairan putih dari lubang vaginanya yang berbau khas membuat aku semakin nafsu. Riana menarikku keatas kasur dan mulai menjilati kepala kontolku yang rasanya seperti kesemutan,iiiih... enak.....

Sesekali dia menyedot semua batang kontolku kedalam mulutnya, wow....Riana melakukannya berulang dan berulang membuatku merasakan enaknya engga ketulungan. Permainan oral sex Riana seperti pemain bokep yang sering aku tonton sangat profesional.

Setelah Riana puas memainkan kontolku yang ukuranya standart orang Indonesia, aku bangun dan mulai mempersiapkan tinggal landas dari kontolku yang dari tadi ingin merasakan kehangatan memek Riana yang tidak tertutupi satu bulupun. Aku mengelus elus kakinya yang panjang sambil mengegesekan kontolku dimulut vagina Riana. Tak lama kemudian tangan halus Riana menggiring kontolku keliang vaginanya.


Kepala kontolku terasa hangat menyentuh bibir memek Riana, mulanya terasa keset dan susah dimasukan, akibat keuletan kita berdua sedikit sedikit aku gerakan pinggangku sambil diarahkan oleh riana sehingga kepala kontolku sudah masuk seluruhnya.
"Eeeehh...", Riana mengerang enak merasakan kepala kontolku mulai keluar masuk di liang memeknya, aku mengerakan pinggangku kebelakang dan kedepan berulang ulang disatu titik ketidak sabaranku muncul ingin memasukan semua batang kontolku keliang memek Riana yang masih sempit dan keset.

kiukiu domino

Aku berhitung dalam hati.. 1.. 2... 3...                                                                                          
Kumasukan semua batang kontolku tanpa sepengetahuan Riana. Riana mengerang keras keenakan...
"eeeehhh...., shhhh.... aahhhh....", terasa cairan menyelimuti kepala kontolku hingga kebatangnya, hangat dan sedikit loncer tapi tetep masih sempit tak lama kemudian aku mulai merasakan gesekan memek dan kontolku mulai membuat ku merinding dan tak lama kemudian aku mencapai klimaks...

"Ahhhhuuuuh...", permainan yang cantik kami mencapai klimak tidak berjauhan.
"Uuhuh.." kita saling menatap dan saling berpelukan hingga tertidur pulas.

Itulah pengalamanku dalam rumah kostku tercinta. Kulakukan kebeberapa penguni kosan yang tidak bisa bayar atau nunggak. Itu semua Akibat Tidak Bayar Sewaan Kost

Hheheeh.... mungkin pengalamanku ini bisa dilakukan oleh bapak-bapak atau temen temen ......yang juga berbisnis menyewakan rumah... Yakin manjur...!!!

Seks Ngentot Dengan Tante

Seks Ngentot Dengan Tante - Selama aku masih menganggur, aku sering ke rumah Tante Vira. Selama di sana aku membantu membersihkan halaman dan mengatur perkakas rumah. Maklum tanteku itu hidup sendirian.

Cerita Seks Ngentot Dengan Tante

kiukiu


Untuk urusan angkat-mengangkat (mengangkat barang red) ia tidak sanggup. Suatu sore setelah aku menggeser pot di halaman agar kelihatan rapi, aku mau ke kamar mandi, mau cuci tangan dan buang air.

Toilet Tante Vira ada di dalam kamarnya, sehingga kalau mau ke kamar mandi harus ke kamarnya dulu. Tanpa ragu-ragu kubuka kamar yang tidak terkunci itu untuk menuju kamar mandi.

Begitu kubuka pintu kamarnya aku kaget, kulihat Tante Virabaru saja selesai mengeringkan badannya dengan handuk sehabis mandi. Saat kubuka pintu tadi, Tante Vira sedang dalam keadaan telanjang membelakangiku.


Tante Vira rupanya tidak menyadari kalau aku sedang memperhatikan pinggul dan bokongnya dengan gemetar. Beberapa menit kemudian kututup kembali pintunya, dengan perasaan yang galau dan takut karena memasuki kamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.

Malamnya aku tidak bisa tidur, kemaluanku berdiri terus. Aku keluar dari kamar, rupanya Tante Vira sedang nonton TV sendirian. Aku mau menegurnya tapi tunggu dulu, Tante Vira sedang memakai pakaian yang merangsang, pahanya yang putih tersingkap, sementara tangan kanannya rupanya sedang mengelus kemaluannya sendiri.

Aku diam-diam duduk agak di belakang posisi duduknya sambil memperhatikan tingkahnya tersebut dengan sedikit was-was. Akhirnya dengan perasaan yang makin kacau aku kembali ke kamar. Kemaluanku yang makin tegang akhirnya kukeluarkan juga, sambil kuelus-elus.

Beberapa menit kemudian kejantananku sudah sedemikian kencang dan terasa ingin keluar.
Tiba-tiba terdengar suara Tante Vira, “Kenapa Zai, kepanasan ya?”
“Eh.. iya Tante,” jawabku terbata-bata.
“Kamu kenapa?” tanyanya tanpa melihat ke arah kemaluanku.
Aku penasaran dan dengan memberanikan diri, kubiarkan terus kemaluanku tergerai di luar celana dalamku.

“Nggak tahu nih Tante, ini tegang terus,” sambil kutunjukkan kemaluanku.
Tante Vira melihatnya sekilas dengan tenang. Tante Vira terus masuk ke kamarku tanpa mempedulikan lagi kejantananku yang menantang.
kiukiudomino

“Zai, tolongin Tente dong, kelilipan nih..” sambil mengucek-ngucek matanya.

Aku berdiri dan kuhampiri, instingku mengatakan bahwa ini adalah isyarat saja agar aku mendekatinya.

Pikiranku sudah sangat jorok. Kuhampir Tante Vira, senjataku yang sudah siap tempur mengarah lurus ke depan menuju perutnya. Lalu kupeluk Tante Vira, batang kemaluanku terjepit di perutnya, tanganku meremas ke arah payudaranya.

Rupanya Tante Vira tidak memakai BH. Aku semakin berani, kusingkapkan dasternya, kugapai payudaranya dengan penuh nafsu. Tante Vira diam saja. Tenang saja dia. Kuciumi lehernya dari belakang, payudaranya masih kencang.

Beberapa saat kemudian payudaranya makin keras dan putingnya makin menantang. Nafas Tante Vira sudah mulai mendesah-desah tanda dia mulai terangsang.

Kubuka dasternya, kulihat tubuhnya yang putih mulus. Kulepas celana dalamnya, bulu kemaluannya lebat di atas kulitnya yang putih. Tanpa kusadari kami sudah saling berpelukan tanpa dibatasi selembar benangpun.

Tante Vira sudah membalas ciumanku dengan buasnya. Tubuhku semuanya diciumi, sampai ke bawah, terus ke perut, terus ke bawah lagi dan sampailah ke arah kemaluanku yang sudah ia genggam sejak tadi, barangkali takut kusembunyikan.

Aku mengambil posisi duduk di pinggir tempat tidur, sementara dengan gerakan yang berpengalaman ia mulai mengulum dan menjilati kejantananku sambil tangannya mengocok dengan lembut. Aku merasa nikmat yang luar biasa, bersamaan dengan itu keluarlah maniku, sebagian menyemprot ke hidungnya yang mungil.

Tante Vira masih mengocok-ngocok sambil meremas-remas kemaluanku, sehingga tuntas sudah sperma yang kukeluarkan tadi. Tante Vira kelihatan puas. Apalagi aku, seribu kali puas. Tante Vira masih terus mempermainkan kemaluanku yang sudah tidak sekeras tadi meskipun belum juga menyusut.

Tante Vira terus mempermainkan kemaluanku. “Kontol kamu bagus Zai, besar lagi.” Aku tidak menjawab, hanya tersenyum manja. Oleh kelihaian tangannya, segera kurasakan kembali rasa nikmat seperti saat ngaceng tadi. “Zai, kontolmu sudah ngaceng lagi. Masukin ke gawukku yuk.” Lalu Tante Vira mengambil posisi terlentang di sebelahku, mani yang menempel di wajahnya sudah dibersihkan dengan bantal.

kiukiudomino

Tanpa diperintah lagi, aku mengambil posisi sebaliknya. Kuarahkan kemaluanku ke liang senggamanya yang merah merekah, dibimbingnya batang kejantananku dengan tangannya, digosok-gosokkan kepala kemaluanku di atas liang senggamanya yang sudah basah ke arah atas dan bawah kemaluannya.

Kemudian diarahkan tepat di depan gerbang kemaluannya. Sekali lagi tanpa diperintah dan hanya berdasarkan naluri saja kutusukkan seluruh batang kemaluanku ke dalam liang sorganya. Liang senggamanya terasa sempit, dan dindingnya terus memijit-mijit kemaluanku yang semakin mengeras di dalam goa nikmatnya.

Kudengar ia menjerit-jerit kecil menikmati gesekan kemaluanku dengan sempurna. Tanpa kusadari bokongku sudah naik turun yang mengakibatkan batang kemaluanku keluar masuk liang senggamanya.

Tidak lama kemudian nafas Tante Vira semakin cepat, bersamaan dengan itu ia semakin kencang menaikkan pinggulnya sehingga liang kenikmatannya meremas-remas mesra batang kejantananku. Aku merasakan nikmat yang luar biasa.

Dan kudengar Tante Vira berteriak, “Keluarkan sama-sama Zai..” Ia mendekap kuat-kuat punggungku, diciuminya bibirku dengan buasnya. Tubuhnya mengejang dan, “Ooohh.. Iihhh.. Oohh..” suaranya kali ini keras sekali, di malam yang sunyi.

Kami tidur bersama malam itu. Ia pulas sekali tertidur. Sedangkan aku tidak. Mataku terus melotot. Kejantananku tidak mau kompromi, tetap tegak sempurna. Sekali-kali kuremas payudaranya, ia tetap tidur lelap, kuelus goa kenikmatannya, ia juga diam saja.

Kudekatkan lampu duduk di depan selangkangannya. Kupermainkan liang kewanitaannya, kuelus, kusibakkan kedua bibirnya dan kuperhatikan semuanya. Kuraba-raba klitorisnya yang tersembunyi di atas bibir kemaluannya. Oh, baru pertama aku melihat pemandangan ini. Sekali-kali Tante Vira bangun untuk kemudian tertidur lagi.
l
kiukiudomino

“Aku ngantuk Zai,” katanya pelan. Melihat kemaluannya yang bebas tersebut, kumanfaatkan dengan sepuas-puasnya. Akhirnya kukecup juga bibir Tante Vira lalu kujilati, Tante Vira kulihat bergelinjang kegelian sebentar.

Lama kuhisap-hisap, kujilati klitorisnya sampai basah. Basah oleh ludahku bercampur dengan lendir yang keluar dari liang senggamanya. Diangkat-angkatnya pinggul Tante Vira, menandakan ia keenakan, seakan ingin lidahku terus menjilatinya.

Melihat Tante Vira sudah memberikan tanggapan, segera kutiduri lagi Tante Virauntuk kedua kalinya. Tante Vira kali ini bersikap pasif mungkin masih kelelahan, kumasukkan kejantananku, kali ini terasa agak seret.

Tante Vira merintih, “Pelan-pelan Zai, sakit..” Aku menurutinya. Pelan-pelan kumasukkan batang kejantananku ke dalam liang senggamanya yang seret itu, sampai semuanya habis tertelan oleh kemaluan Tante Vira. Kugoyang sebentar, keluarlah maniku dengan deras.

Begitulah, berkali-kali kusetubuhi Tante Vira, baik dalam keadaan sadar maupun tidak. Aku tidak bisa menghitung berapa kali air maniku muncrat. Sampai akhirnya aku benar-benar kelelahan dan tertidur. Baca Juga artikel saya yang lainnya.

Sejak saat itu aku jadi sering ke rumah Tante Vira. Sampai akhirnya aku diterima kerja di kota lain. Saat ini usianya mungkin sudah 35 tahun. Kadang-kadang aku masih suka mengunjunginya, dan tidak lupa memberikan siraman air kenikmatan ke dalam kemaluannya.

Anjingku Jadi Penggati Kekasihku

                                         Anjingku Jadi Penggati Kekasihku Namaku Florence serta saat ini saya tengah ada di Roma, It...