Tampilkan postingan dengan label TANTE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANTE. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Februari 2018

SELINGKUH KARENA TAK PUAS DENGAN SUAMI

SELINGKUH KARENA TAK PUAS DENGAN SUAMI





Warung Cerita Sex - Selingkuh  Karena Tak Puas Dengan Suami - Sebut saja namanya “Sidar” (nama samaran). Dia adalah seorang wanita bersuku campuran.

Kamis, 25 Januari 2018

DI PERKOSA MALAH KETAGIHAN

DI PERKOSA MALAH KETAGIHAN

DI PERKOSA MALAH KETAGIHAN

DI PERKOSA MALAH KETAGIHAN- Sebut saja namaku Lilis. Sudah dua tahun lebih aku bekerja sebagai seorang pembantu di keluarga Pak Dimas, seorang kepala desa yang sangat dihormati oleh warga setempat.

Kamis, 21 Desember 2017

Menikmati toket janda genit tetangga rumah ku

GAIRAH69KU- Menikmati toket janda genit tetangga rumah ku

Selamat datang di Cerita Panas Persembahan filmpanas. saat ini Team Cerita Panas ingin membagikan cerita yang berjudul Menikmati toket janda genit tetangga rumah ku. Selalu dapatkan Cerita Terbaru dari kami dengan membookmark halaman website kami dengan menekan tombol CTRL + D.


GAIRAH69KU- Menikmati toket janda genit tetangga rumah ku

Ini terjadi saat aku baru duduk di bangku SLTP kelas 3. Waktu itu aku tinggal di pinggiran kota Jakarta yang masih banyak penduduk Betawinya.
Di sebelah rumahku tinggal keluarga Betawi, anak lelaki bungsunya teman bermainku. Dia mempunyai 3 orang kakak perempuan. Yang akan aku ceritakan di sini adalah kakaknya yang bernama Anah. Seorang janda beranak satu. Usianya saat itu kira-kira 38 tahunan.
Sebagai tetangga sebelah rumah, aku cukup akrab dengan semua anggota keluarga, sehingga aku bisa keluar masuk rumahnya dengan leluasa. Oh iya, sebelum aku lupa, mpok Anah ini orangnya hitam manis dengan payudara lumayan besar (mungkin ukuran 36C). Entahlah, aku sendiri saat itu tidak tahu persis, karena masih “ingusan”. Yang aku tahu, ukurannya cukup membuat anak seusiaku menelan ludah, kalau melihatnya.
Seperti orang Betawi jaman dulu pada umumnya, mpok Anah ini suka sekali, terutama kalau hari sedang panas, cuma mengenakan bra saja dan rok bawah. Mungkin untuk mendapatkan kesegaran. Nah aku seringkali melihat si mpok dalam “mode” seperti ini. Usiaku saat itu sudah memungkinkan untuk bergairah melihat tonjolan payudaranya yang hanya ditutupi bra.
Tapi yang paling membuatku menahan nafas adalah bentuk dan goyangan pantatnya. Pinggul dan pantatnya bulat dan bentuknya “nonggeng” di belakang. Kalau berjalan, pantatnya bergoyang sedemikian rupa membuat gairah remajaku yang baru tumbuh selalu tergoda.
Pembaca, mpok Anah ini sudah tiga kali menjanda, dan semua warga kampung kami sudah tahu bahwa mpok Anah ini memang “nakal” sehingga tidak ada pria yang betah berlama-lama menjadi suaminya. Mpok Anah ini suka sekali menggodaku dengan mengatakan bahwa dia pengen sekali merasakan keperjakaanku (saat itu aku memang masih perjaka, belum pernah sekalipun merasakan wanita, pacaranpun baru sebatas mencium dan memeluk saja).
Suatu kali, selepas maghrib, aku ke rumahnya. Tadinya aku ingin mengajak Udin, adiknya yang temanku untuk main. Aku masuk lewat pintu belakang karena memang sudah akrab sekali. Tapi di belakang rumahnya itu, ada mpok Anah yang sedang duduk di kursi dekat sumur (sumurnya masih pake timba).

KIUKIUDOMINO

BANADAR Q

Aku bertanya ke si mpok, “Pok, Udin ada?”.
“Kagak, dia ikut baba (Bapak) ama nyak (Ibu) ke Depok.” jawab si mpok.
“Wah, jadi mpok sendirian dong di rumah?” tanyaku basa basi.
“Iya, asyik kan? Kita bisa pacaran.” sahut si mpok.
Aku cuma tertawa, karena memang sudah biasa dia ngomong begitu.
“Duduk dulu dong Wan, ngobrol ama mpok ngapa sih.” katanya.
Akupun duduk di kursi sebelah kirinya, si mpok sedang minum anggur cap orangtua. Aku tahu dia memang suka minum anggur, mungkin itu juga sebabnya tidak ada suami yang betah sama dia.
“Si Amir mana pok?” tanyaku menanyakan anaknya.
“Diajak ke Depok.” sahutnya pendek.
“Mau minum nggak Wan?” dia nawarin anggurnya.
Entah kenapa, aku tidak menolak. Bukannya sok alim pembaca, aku juga suka minum, cuma karena orang tuaku termasuk berada, biasanya aku hanya minum minuman dari luar negeri. Tapi saat itu aku minum juga anggur yang ditawarkan mpok Anah.
Jadilah kami minum sambil ngobrol ngalor ngidul. Tak terasa sudah satu botol kami habiskan berdua. Dan aku mulai terpengaruh alkohol dalam anggur itu, namun aku pura-pura masih kuat, karena kulihat mpok Anah belum terpengaruh. Gengsi.
Aku mulai memperhatikan mpok Anah lebih teliti (terutama setelah dipengaruhi alkohol murahan itu). Pandanganku tertuju ke toketnya yang hanya ditutupi bra hitam yang agak kekecilan. Sehingga toketnya seperti mau meloncat keluar. Wajahnya cukup manis, agak ke arab-araban, kulitnya hitam tapi mulus. Baru sekarang aku menyadari bahwa ternyata mpok Anah manis juga. Rupanya pengaruh alkohol sudah mendominasi pikiranku.
Merasa diperhatikan si Mpok membusungkan dadanya, membuat penis remajaku mulai mengeras. Dan dengan sengaja dia membuat gerakan menggaruk toket kirinya sambil memperhatikan reaksiku. Tentu saja aku belingsatan dibuatnya. Sambil menggaruk toketnya perlahan si Mpok bertanya.

“Wan kok bengong gitu sih?”
Bukannya kaget, aku yang sudah setengah mabok itu malah menjawab terus terang, “Abis tetek Mpok gede banget, bikin saya napsu aja.”
Eh, dia malah merogoh toket kirinya, terus dikeluarkan dari branya.
“Kalo napsu, pegang aja Wan. Nih,” katanya sambil mengasongkan toketnya ke depan.
“Diemut juga boleh Wan.” tambahnya.
Aku yang sudah mabok alkohol, semakin pusing karena ditambah mabok kepayang akibat tantangan Mpok Anah.
“Boleh pok?” tanyaku lugu.
“Dari dulu kan Mpok udah pengen buka “segel” Irwan. Irwannya aja yang jual mahal.” katanya sambil memegang kepalaku dengan tangan kirinya dan menekan kepalaku ke arah toketnya.
Aku pasrah, perlahan mukaku mendekat ke arah toket kirinya yang sudah dikeluarkan dari bra itu. Dan hidungku menyentuh pentilnya yang cokelat kehitaman. Segera aroma yang aneh tapi membuat kepalaku seperti hilang menyergap hidungku. Dan keluguanku membuat aku hanya puas mencium dengan hidungku, menghirup aroma toket Mpok Anah saja.
“Waan.” tegur Mpok Anah.
“Apa Mpok?” tanyaku sambil menengadah.
“Jangan cuma diendus gitu ngapa. Keluarin lidah Irwan, jilatin pentil Mpok, terus diemut juga. Ayo coba” Mpok Anah mengajariku sambil kembali tangannya menekan kepalaku.
Aku menurut, kukeluarkan lidahku, dan kujilati sekitar pentilnya yang kurasakan semakin keras di lidahku. Dan sesekali kuemut pentilnya seperti bayi yang menyusu pada ibunya. Ku dengar Mpok Anah mengerang, tangannya meremas rambutku dan berkata.
“Naah, gitu Wan. Terusin Waann. Gigit pentil Mpok Wan, tapi jangan kenceng gigitnya, pelan aja.” pinta si Mpok.
Akupun menuruti permintaannya. Kugigit pentilnya pelan, erangan dan desahannya semakin keras. Dengan lembut si Mpok menarik kepalaku dari toketnya, wajahku ditengadahkan, lalu dia mencium bibirku dengan penuh gairah. Bibirku diemut dan lidahnya bermain dengan lincahnya di dalam mulutku. Aku terpesona dengan permainan lidahnya yang baru sekali ini kurasakan.

Getaran yang diberikan Mpok Anah melalui lidahnya menjalar dari sekujur bibirku sampai ke seluruh tubuhku dan akhirnya masuk ke jantungku. Aku terbawa ke awang-awang. TIdak hanya itu, Mpok Anah menjilati sekujur wajahku, dari mulai daguku, ke hidungku, mataku semua dijilat tak terlewat satu sentipun. Terakhir lidah Mpok Anah menyapu telingaku, bergetar rasanya seluruh tubuhku merasakan sensasi yang Mpok Anah berikan ini.
Sambil menjilati telingaku, tangannya menarik tanganku dan dibawanya ke toketnya, sambil membisikkan, “Remes-remes tetek Mpok dong Waann.” Aku menurutinya, dan kudengar desahan si Mpok yang membuatku semakin bergairah, sehingga remasanku pada teteknya juga semakin intens.
“Aauugghh.. Sshh.. Naahh gitu Wan.”
Lalu diapun kembali menjilati daerah telingaku. Aku semakin terbuai dengan permainan Mpok Anah yang ternyata sangat mengasyikkan untukku ini. Lalu Mpok Anah kembali menciumi bibirku, dan kami saling berpagutan.
Aku jadi mengikuti permainan lidah Mpok Anah, lidah kami saling membelit, menjilat mulut masing-masing. Kembali kurasakan tekanan tangan Mpok Anah yang membimbing kepalaku ke leher dan telinganya. Akupun melakukan seperti yang dilakukan Mpok Anah tadi.
Kujilati telinganya, dan dia mendesah kenikmatan. Lagi, dia menekan kepalaku untuk mencapai teteknya yang semakin mencuat pentilnya. Aku mencoba mengambil inisiatif untuk memegang vaginanya. Tangan kiriku bergerak turun untuk menyentuh bagian paling intim Mpok Anah. Tapi Mpok Anah menahan tanganku.
“Nanti dong Waan, sabar ya sayaanng.” Aku sudah gemetar menahan gairah yang kurasakan mendesak di sekujur tubuhku.
“Pook, Irwan pengen pook.” pintaku.
“Pengen apa Waan,” tanya Mpok Anah menggodaku.
“Pengen liat itu.” kataku sambil menunjuk ke selangkangan Mpok Anah yang masih tertutup rok merah dari bahan yang tipis.
“Pengen liat memek Mpok?” Mpok Anah menegaskan apa yang kuminta.
“Iya pok.” jawabku.
“Itu sih gampang, tinggal Mpok singkapin rok Mpok, udah keliatan tuh.” kata Mpok Anah sambil menyingkapkan roknya ke atas, sehingga terlihat celana dalamnya yang berwarna biru tua.

Dan kulihat segunduk daging di balik CD biru tua itu. Aku menelan ludah dan terpaksa menahan untuk tidak limbung. Sungguh luar biasa bentuk gundukan di balik CD itu. Aku memang baru pertama kali melihat gundukan memek, tapi aku yakin kalo gundukan memek Mpok Anah sangat montok alias tembem sekali.
Dan Mpok Anah memang sengaja ingin menggodaku, dia menahan singkapan roknya itu beberapa lama, dan saat aku ingin menyentuhnya, dia kembali menutupnya sambil tertawa menggoda.
“Jangan disini dong Wan. Ntar kita digerebek lagi kalo ada yang tau.” kata Mpok Anah sambil berdiri dan menuntun tanganku ke dalam rumahnya.
Bagai kerbau dicocok hidungnya akupun menurut saja. Aku sudah pasrah, aku ingin sekali merasakan nikmatnya Mpok Anah. Dan yang pasti aku sudah telanjur hanyut oleh permainannya yang pandai sekali membawaku ke dalam jebakan kenikmatan permainan sorgawinya.
Mpok Anah menuntunku ke kamarnya. Tempat tidurnya hanya berupa kasur yang diletakkan di atas karpet vinyl, tanpa tempat tidur. Lalu mpok Anah mengajakku duduk di kasur. Kami masih berpegangan tangan. Mpok Anah melumat bibirku, dan kami berpagutan kembali. Lalu mpok Anah menghentikan ciuman kami. Dia menatapku dengan tajam, lalu bertanya.
“Wan, kamu bener-bener pengen ngeliat memek mpok?”
Aku mengangguk, karena pertanyaan ini membuatku tidak bisa menjawab. Semakin mabok rasanya. Mpok Anah kemudian melepaskan rok dan bra yang dipakainya dan sekarang tinggal CDnya saja yang masih tersisa. Kembali aku menelan ludah. Dan pandanganku terpaku pada gundukan di balik celana dalam mpok Anah. Betapa montoknya gundukan memek mpok Anah.
Lalu mpok Anah berbaring telentang, kemudian dengan gerakan perlahan, mpok Anah mulai menurunkan CD sehingga terlepaslah sudah. Aku yang masih duduk agak jauh dari posisi memek mpok Anah cuma bisa menahan gairah yang menggelegak di dalam jantung dan hatiku.
Benar saja, memek mpok Anah sangat tebal, dagingnya terlihat begitu menggairahkan. Dengan bulu yang lebat, semakin membuatku tidak karuan rasanya.
“Katanya pengen ngeliat, sini dong liatnya dari deket Wan,” kata mpok Anah.
“I iya pok,” sahutku terbata sambil mendekatkan wajahku ke selangkangan mpok Anah. Dia melebarkan kedua pahanya sehingga membuka jalan bagiku untuk lebih mendekat ke memeknya.
“Niih, puas-puasin deh liatin memek mpok, Wan.” kata mpok Anah.
Setelah dekat, apa yang kulihat sungguh membuatku tidak kuat untuk tidak gemetar. Belahan daging yang kulihat ini sangat indah, berwarna merah, bulunya lebat sekali menambah keindahan. Di bagian atas, mencuat daging kecil yang seperti menantangku untuk menjamahnya. Aromanya, sebuah aroma yang aneh, namun membuatku semakin horny.
“Udah? Cuma diliatin aja? Nggak mau nyium itil mpok?” pancing mpok Anah sambil dua jari tangan kanannya menggosok-gosok daging kecil yang mencuat di bagian atas memeknya.
“Mm.. Mmau pok. Mau banget.” kataku antusias. Lalu tangan mpok Anah menekan kepalaku sehingga semakin dekat ke memeknya. “Ya udah cium dong kalo gitu, itil mpok udah nggak tahan pengen Irwan ciumin, jilatin, gigitin.”
Dan bibirkupun menyentuh itilnya, kukecup itilnya dengan nafsu yang hampir membuatku pingsan. Aroma kewanitaan mpok Anah semakin keras menerpa hidungku. Mpok Anah mendesah saat bibirku menyentuh itilnya. Lalu kejilati itilnya dengan semangat, tidak hanya itilnya, tapi juga bibir memek mpok Anah yang tebal itu aku jilati. Jilatanku membuat mpok Anah mengejang seraya mendesah dan mengerang hebat.
“Sshh.. Aarrgghh.. Gitu Waann.. Oogghh..”
Suara rintihan dan desahan mpok Anah membuatku semakin bergairah menjilati seluruh bagian memek mpok Anah. Bahkan sekarang kumasukkan lidahku ke dalam jepitan bibir memek mpok Anah. Tangan mpok Anah menekan kepalaku, sehingga wajahku semakin terbenam dalam selangkangan mpok Anah. Agak susah juga aku bernafas, tapi aku senang sekali.
Kumasukkan lidahku ke dalam lubang nikmat mpok Anah, lalu ku jelajahi lorong memeknya sejauh lidahku mampu menjangkaunya. Tiba-tiba, kurasakan lidahku seperti ada mengemut. Luar biasa, rupanya memek mpok Anah membalas permainan lidahku dengan denyutan yang kurasakan seperti mengemut lidahku. Tubuh mpok Anah menggelinjang keras, pinggulnya berputar sehingga kepalaku ikut berputar.
Tapi itu tidak menghentikan permainan lidahku di dalam jepitan daging memek mpok Anah. Desahan mpok Anah semakin keras begitu juga dengan gerakan pinggulnya, aku semakin bersemangat menjilati, dan sesekali aku menjepit itilnya dengan kedua bibirku, dan rupanya ini sangat membuat mpok Anah terangsang, terbukti setiap kali aku menjepit itilnya dengan bibir, mpok Anah mengejang dan mendesah lebih keras.
“Sshh, aarrghhgghh, Wan, itu enak banget waan..”
Tapi, putaran pinggul mpok Anah terhenti, sebagai gantinya, sesekali dia menghentakkan pantatnya ke atas. Hentakan-hentakan ini membuat wajahku seperti mengangguk-angguk. Erangannya semakin keras, dan tiba-tiba dia menjerit kecil, tubuhnya mengejang, pantatnya diangkat keatas, sedangkan tangannya menekan kepalaku dengan kencang ke memeknya. Dan kurasakan di dalam memek mpok Anah ada cairan yang membanjir dan ada rasa gurih yang nikmat sekali pada lidahku.
Desahan mpok Anah seperti sedang menahan sakit. Tapi belakangan baru aku tahu bahwa ternyata mpok Anah sedang mengalami orgasme. Dan pantat mpok Anah berputar pelan sambil terkadang terhentak keatas, dan tubuhnya mengejang. Sementara itu, cairan yang membanjir keluar itu ada yang tertelan sedikit olehku, tapi setelah aku tahu bahwa rasanya enak, akupun menjilati sisa cairan yang masih mengalir keluar dari memek mpok Anah. Mpok Anah kembali menggeliat dan mengerang seperti orang sedang menahan sakit.
Kepalaku masih terjepit dipahanya, dan mulutkupun masih terbenam di memeknya. Tapi aku tak peduli, aku menikmati sekali posisi ini. Dan tak ingin cepat-cepat melepaskannya. Tak lama kemudian, mpok Anah merenggangkan pahanya sehingga kepalaku bisa bebas lagi. Kemudian mpok Anah menarik tanganku. Aku mengikuti tarikannya, badanku sekarang menindih tubuhnya, kambali bibir kami berpagutan. Lidah saling belit dalam gelora nafsu kami.
Lalu mpok Anah melepaskan ciumannya dan berkata, “Wan, terima kasih ya. Enak banget deh. Mpok puas. Ayo sekarang giliran mpok.”
Mpok Anah bangun dari tidurnya dan akupun duduk. Dia mulai membuka pakaianku dimulai dari kemejaku. Setiap kali satu kancing baju terlepas, mpok Anah mengecup bagian tubuhku yang terbuka. Dan saat semua kancing sudah terlepas, mpok Anah mulai menjilati dadaku, pentilku disedotnya.
Aku merasakan sesuatu yang aneh namun membuatku semakin bernafsu. Sambil menjilati bagian atas tubuhku, tangan mpok Anah bekerj membuka celana panjangku dan melemparkannya ke lantai. Sekarang aku hanya tinggal mengenak CD saja. Mpok Anah menyuruhku berbaring telentang. Aku menurut.
Lalu CD ku diperosotkannya melalui kakiku, aku membantu dengan menaikkan kakiku sehingga mpok Anah lebih mudah melepaskan CDku. Dunia seperti terbalik rasanya saat tangan mpok Anah mulai menggenggam tititku dan mengelus serta mengocoknya perlahan.
“Lumayan juga titit kamu Wan. Gede juga, keras lagi.” celetuk mpok Anah.
Tak membuang waktu, mpok Anah segera menurunkan wajahnya sehingga mulutnya menyentuh kepala tititku. Dikecupnya kepala tititku dengan lembut, kemudian dikeluarkannya lidahnya, mulai menjilati kepala, lalu batang dan turun ke.. Bijiku. Semua dilakukannya sambil mengocok tititku dengan gerakan halus.
Lidahnya bergerak turun naik dengan lincahnya membuatku semakin tidak terkendali. Aku mendesah dan mengerang merasakan kenikmatan dan sensasi yang mpok Anah berikan. Sungguh luar biasa permainan lidah mpok Anah.
Setelah beberapa lama, mpok Anah menghentikan lidahnya. Rupanya dia sudah merasa bahwa tingkat ereksiku sudah cukup untuk memulai permainan.
“Udah Wan, sekarang Irwan masukkin kontol Irwan ke memek mpok. Adduhh, mpok udah nggak sabar pengen disiram sama perjaka. Biar mpok awet muda Wan.” kata mpok Anah.
Aku tak mengerti maksud mpok Anah, tapi yang jelas, sekarang mpok Anah kembali tiduran dan menyuruhku mulai mengambil posisi di atasnya. Mpok Anah melebarkan kedua kakinya sehingga aku bisa masuk di antara kakinya itu. Kemudian mpok Anah memegang tititku dan mengarahkannya ke memeknya yang sudah menanti untuk kumasuki. Mpok Anah meletakkan tititku di depan memeknya, kemudian berkata, “Nah, sekarang teken Wan.”
Aku tidak menunggu lebih lama lagi. Segera kutekan tititku memasuki kegelapan memek mpok Anah. Kurasakan tititku seperti dijepit daging yang sangat keras namun lembut dan kenyal, agak licin tapi sekaligus juga agak seret.
“Aagghh.. Pelan dulu Wan,” pinta mpok Anah.
Saat kepala tititku sudah masuk, mpok Anah menggoyangkan pinggulnya sedikit, membuatku semakin mudah untuk memasukkan seluruh tititku. Dan akhirnya terbenamlah sudah tititku di dalam memeknya. Jepitannya kuat sekali, namun ada kelicinan yang membuatku merasa seperti di dalam sorga. Kemudian mpok Anah terdiam.
DIa berkonsentrasi agaknya, karena tahu-tahu kurasakan tititku seperti disedot oleh memek mpok Anah. Ya ampuun, rasanya mau meledak tubuhku merasakan denyutan di memek mpok Anah ini. Tititku seperti dijepit dan tidak bisa kugerakkan. Seperti ada cincin yang mengikat tititku di dalam memek mpok Anah. Aku agak bingung, karena aku tidak bisa bergerak sama sekali.
“Mpok, apa nih?” aku bertanya.
“Enak nggak Wan?” tanya mpok Anah.
“Iya pok, enak banget. Apaan tuh tadi pok?” aku kembali bertanya.
Mpok Anah tidak menjawab, hanya tersenyum penuh kebanggaan. Kemudian mpok Anah melepaskan jepitan memeknya pada tititku.
“Sekarang kamu gerakin keluar masuk titit kamu ya Wan.” perintah mpok Anah.
Dan akupun mulai permainan sesungguhnya, kugerakkan tititku keluar masuk di lorong kenikmatan mpok Anah. Setiap gerakan yang kubuat menimbulkan sensasi yang luar biasa, baik untukku maupun untuk mpok Anah.
Mula-mula pelan saja gerakanku, tapi lama-lama, mungkin karena nafsu yang semakin besar, gerakanku semakin cepat. Dan mpok Anah mengimbangi gerakanku dengan putaran pinggulnya yang mengombang-ambingkan tubuhku. Putaran pinggul mpok Anah membuat seperti ada yang mau meledak dalam diriku.
“Hhgghh.. Oogghh.. Sshh, Waann. Kamu jago banget waann..” desah pok Anah.
Aku tidak tahu apa maksudnya, namun pujiannya membuatku semakin memacu “motor”ku menerobos kegelapan di lorong mpok Anah. Lalu mpok menghentikan putaran pinggulnya dan melingkarkan kakinya ke kakiku sehingga kembali aku tidak bisa bergerak leluasa.
“Wan, sekarang kamu diem aja, kamu rasain aja mpot ayam mpok.” perintahnya.
Lagi, aku tak tahu apa maksudnya, namun mpok Anah mencium bibirku dan lidahnya mengajakku berpagutan kembali.
“Mpok udah mau keluar lagi nih wan, kita barengin ya sayang, mpok tanggung pasti enak deh.” kata mpok Anah.
Tubuh mpok Anah diam, namun kurasakan tititku seperti dijepit dan dipijit dengan lembut, benar-benar luar biasa memek mpok Anah. Kembali desakan lahar dalam diriku menuntut dikeluarkan. Dan denyutan memek mpok Anah terus saja mengemuti tititku membuatku merem melek. Dan akhirnya aku benar-benar tidak kuat menahan lahar yang mendesak itu.
“Mpookk.. Adduuhh.. Sayaa..” aku tidak dapat meneruskan kata-kataku, tapi mpok Anah rupanya mengerti bahwa aku sudah hampir mencapai klimaksku.
“Tahan Wan, mpok juga mau nyampe nih, Barengin ya Wan.” kata mpok Anah.
Aku tak peduli, karena aku tidak bisa menahannya, dengan erangan panjang, aku merasakan tititku mengeras dan tubuhku mengejang. Kuhunjamkan tititku dalam-dalam ke memek mpok Anah, dan menyemburlah lahar yang sudah mendesak dari tadi ke dalam memek mpok Anah.
“Mpookk.. Aagghh..”
Croott… Crroott… Mpok Anahpun menjerit kecil dan tubuhnya menegang, tangannya memeluk dengan kuat. Di dalam kegelapan memek mpok Anah, semprotan air maniku bercampur dengan banjirnya air mani mpok Anah. Aku tak bisa mengungkapkan bagaimana enaknya sensasi yang kurasakan.
Pinggul mpok Anah bergetar, dan menghentak dengan kerasnya. Memeknya berdenyut-denyut, enak sekali. Banyak selaki lahar yang kumuntahkan di memek mpok Anah, ditambah lahar mpok Anah, rupanya tidak mampu ditampung semuanya, sehingga sebagian meleleh keluar dari memek mpok Anah dan turun ke belahan pantatnya.
Lama kami berdiam dalam posisi masih berpelukan, tititku masih terbenam di memek mpok Anah. Tubuh kami bersimbah peluh, nafas kami masih memburu. Kemudian, mpok Anah tersenyum, lalu menciumku.
“Kamu hebat banget Wan. Baru pertama aja udah bisa bikin mpok puas. Gimana nanti kalo udah jago.” kata mpok Anah.
“Pok, Ma kasih ya pok. Enak banget deh tadi pok.” kataku.
“Sama-sama Wan, mpok juga terima kasih udah dikasih perjaka kamu. Besok mau lagi nggak?” tantang mpok Anah.
“Mau dong pok, siapa yang nggak mau memek enak kayak gini.” jawabku sambil mengecup bibirnya. Dan kamipun kembali berpagutan.
Itulah pengalaman pertamaku dengan wanita. Sejak itu, mulailah petualanganku dengan wanita-wanita yang lain. Mpok Anah telah memberi pelajaran yang sangat nikmat.

AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA 100% AMAN

KIUKIUDOMINO

BANDAR Q

- SISTEM DEPO WD YANG CEPAT

- MIN DEPOSIT             IDR  50.000
- MIN WITHDRAW       IDR  50.000

"PROMO DEPOSIT "
- BONUS TURNOVER 0.3%
- BONUS REFERRAL 20%
Bonus Dibagikan 2x Seminggu Setiap SELASA & SABTU

UNTUK DAFTAR  :
DAFTAR

UNTUK DOWNLOAD APLIKASI PERMAINAN
APLIKASI

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHAKN HUBUNGI KITA DI :

Pin BBM : D883CE84
No. Telp : +66616873136
Skype : KiukiuDomino@hotmail.com
LineID : Kiukiudomino
WechatID : kiukiudomino



TERIMA KASIH SALAM SUKSES ADMIN KIUKIUDOMINO

Rabu, 20 Desember 2017

PERAWAN DARAH SEGAR SPG





Cerita Perawan Darah Segar Spg


Cerita Perawan Darah Segar Spg – Saya akan sedikit berbagi cerita sexperselingkuhan tentang pengalaman pribadi saya,. Sebut saja nama saya Jhones, saya pria beristri yang ber umur 32 tahun. Awal mula kisah saya ini berawal pada hari rabu siang hari di bulan Mei, saya terpaksa berteduh di sebuah dealer motor kecil di daerah Senayan ( jakarta ). Ketika saya berteduh di Dealer itu saya melihat ada seorang SPG yang lumayan cantik, dia bernama Lyly, umurnya sekitar 24 tahunan, dan dia adalah wanita kelahiran tanah sunda. saya suka sekali melihat bibirnya yang seksi dan merah merona itu, nampaknya enak sekali kalau di emut.hha. karena pada waktu itu dia sendirian, maka sayapun beranikan diri untuk berkenalan.

KIUKIUDOMINO

BANDAR Q

Cerita Mesum Darah Segar Spg – Singkat cerita setelah kami berkenalan kami pun mengobrol hampir 1 jam, akhirnya hujan pun reda dan saya berpamitan pulang sambil meminta kartu nama Lyly. Sejak perkenalan itu kami pun sering berhubungan lewat telefon. saya mengatakan kepada Lyly status saya yang telah berkeluarga, tapi bagi Lyly tidak msalah, karena semakin banyak teman semakin banyak berkah. Kami berhubungan hanya pada siang hari saja dan ketika saya sedang diluar rumah saja hal itu kami lakukan agar aman dan istriku tidak salah sangka. Walaupun kami berhubungan hanya lewat telefon saja, tapi hari demi hari pun hubungan kami semakin baik saja. Selalu ada perasaan romantis ketika setiap kali kami mengobrol. saya merasa Lyly nampaknya suka sekali dengan perhatianku.
Saya sering sekali mengirimi Lyly kartu ucapan lewat POS yang isinya berisi pujian-pujian tentang dirinya. Melihat tanggapan Lyly yang memberi lampu hijau, saya yang bermula untuk sekedar iseng kini saya mulai berpikir untuk menjadikan Lyly sebagai wanita simpanan saya. Tidak terasa hubungan kami pun sudah berjalan 2 bulan, dan saya pun meminta Lyly untuk ketemuan. Kami janjian bertemu di pusat perbelanjaan di daerah sarinah, ketika itu hari kamis saya menunggu Lyly di Restoran Cepat saji Di Mall itu, setelah kira-kira setengah jam akhirnya Lyly pun datang. Dia amat terlihat sexy dengan Celana jeans, baju ketat berwarna hitam.
Payudara yang besar, pantat yang semok terlihat sekali dibalik busana yang dikenakan Lyly . Kami pun kemudian mengobrol dan seperti pertemuan pertama wanita ini memang memikat saat sedang tersenyum. Sepanjang pertemuan itu Lyly tidak menolak sewaktu kupegang tangannya, menyentuh kakinya. Dia bahkan membersihkan mulutku yang katanya belepotan saos. Mendapat angin saya makin yakin kalau dia menyukaiku. Singkat cerita saya pun mengantarnya pulang ke kontrakannya . Ketika itu Lyly meminta saya singgah sebentar. Kuterima ajakannya, Rumahnya kecil ruangnya ada tiga seperti umumya kontrakan di Jakarta.
Suasana romantis yang sudah tercipta sejak di mall Sarinah tadi membuat udara di ruang tamu menyesakkan dada saya. Situasi rumah memancing kelakianku. saya harus mengakhiri pertemuan ini dengan kesan yang dalam. Mata Lyly menatapku berharap saya memulai sesuatu. saya pura-pura mau kekamar kecil. Lyly mengantarku kedalam. Dia berjalan didepanku. Sampai diruang tengah yang adalah kamar tidurnya, kutarik tangannya, badan kami berhadapan. “ Kenapa mas? ” Saya tak menjawab pertanyaannya, kutarik badannya, tidak ada perlawanan, kucium bibirnya, kukulum lembut, terasa aroma burger dimulutnya, bibirnya yang seksi terasa manis. Lyly mulai membalas kulumanku, lidahku menusuk menjelajahi mulutnya.
Cerita Dewasa Darah Segar Spg – Badanku terangsang mendekap erat Lyly, katanya dia belum pernah bercinta, jadi saya merasa tertantang untuk membimbing dan memberinya kepuasan yang tak akan terlupakan. Lama kami berpagut, Lyly menikmati Pagutan panas kami. saya merasakan badannya memanas. Kulepas t-shirtnya, Lyly menurut, bh Lyly berwarna pink, seperti yang kubayangkan susunya sedang. Agak menyembul karena bh-nya yang agak ketat. Kujilati lehernya Lyly menggelinjang kegelian. “ Eeghhhh…geli mas… ” pelukan Lyly mengencang. Dia mendesah-desah lembut. “ Aaahh….. aaahhhh….. ” badannya bergerak-gerak erotis dlm pelukanku membuat nafsuku terus bergerak naik. Kulepas jeans-nya, Lyly pasrah dia bahkan membantuku melepas celananya. CD ( celana dalam) berwarna hitam.
“ hhhmmm… warna yang kusuka, seksi… ”. Kubimbing badannya ke kasur yang terletak diujung ruangan, kurebahkan badannya. saya tersenyum menatapnya. Lyly membelai rambutku. “ Saya mencintaimu Lyly… ” rayuku menciumi wajahnya. “ Lyly juga mas… “ .
Saya mulai bergerilya diatas badannya kujilati lagi lehernya, bagian badan wanita yang paling gampang membuat membuat mereka kegelian. Kutelusuri dadanya menuju belahan susunya. Tanganku masuk kebalik bh-nya. Kucubit nakal putingnya, Lyly meringis, mencubit pundakku. Kulepas bh-nya, sekarang semua terpampang indah dihadapanku. Kunikmati susu itu, Lyly mengelinjang keenakan. Darahku mendidih, saya turun menjilati, menciumi perutnya, kami terbawa suasana panas. Yang saya heran kok Lyly membiarkan pintu rumahnya terbuka dan tidak takut ketahuan orang lain. Yang saya perhatikan ada beberapa rumah lain dekat sini.
Saya sampai di atas selangkangannya. Kutarik turun pelan cd-nya tangan Lyly berhenti meremas-remas rambutku. Dia seperti menunggu sesuatu. Pelan tapi pasti kulorotkan sampai cd-nya terlepas. Kusergap selangkangannya dengan wajahku. Vaginanya kuoral. Sedikit terpekik Lyly menjambak rambutku. Jambakan Lyly membuatku bergairah. Kuisap, kujilat bibir Vagina dan klitorisnya. lidahku menelusup masuk keliangnya. Lyly menggelinjang, mengejang. dan bergetar bergantian desahannya berubah menjadi erangan cepat. “ Eeennnggghhhhh………rrrrrr rgggggghhhhhhhhh…… massss…….. ogghhh…. ”.
Nafasku memburu, vagina Lyly terasa gurih. Badanku ikut bergetar. Nikmatnya vagina ini rasanya lebih nikmat dari Vagina istriku yang mulai longgar setelah melahirkan. dengan sigap kubuka semua pakaianku, sekarang sayapun telanjang bulat. Kaki Lyly menjepit-jepit kepala saya. Wanita ini terangsang hebat. Tapi rasanya tidak adil kalau dia terbang sendiri. Kuputar badanku menjadi gaya 69. Penisku yang tegang mengacung di wajahnya. Lyly shock sewaktu melihat penisku, dia terdiam, mungkin tidak tahu harus melakukan apa.“ Pegang terus ,diremas sayang ” ajarku.
Agak lama baru Lyly mau meremas-remas penisku. Enak ada sensasi nikmat menyerangku. Rasanya lebih nikmat dari pada kuremas sendiri atau istriku yang meremasnya. Pinggulku bergoyang mengikuti gerak jari-jari Lyly. Lama-kelamaan remasan Lyly makin pintar dan lincah. Penisku menegang terus dan terasa panas. Kuteruskan oralku di vaginanya, Lyly makin semangat memaini batang kejantananku. Vaginanya basah oleh liur dan lendir. saya sendiri tidak tahan lagi. “ Hisap sayang… ” pinta saya dengan nada memelas, Mungkin dalam keadaan klimaks, Lyly menurut saja, dilahapnya penisku. Pertama agak pelan ragu, tapi kemudian Lyly jadi buas. saya sulit menggambarkan rasa apa yang sedang menyerang badanku. Luar biasa kami berpacu saling memuaskan. Wanita itu tidak perlu diajar banyak untuk menikmati anugerah seks ini. Penisku terasa penuh terasa maniku mulai mengaliriku batangku. Sesaat gerakan Lyly menggila dan tangannya berhenti meremas penisku. Dia akan orgasme. Kuhentikan permainan binal kami. Kuputar badanku ke posisi tradisional, Lyly tampaknya keberatan.
Cerita Bokep Darah Segar Spg – “ Jangan berhenti mas…. ” suaranya berat. nafasnya tersenggal. “Kenapa sayang…? ” enak ya..? ” goda saya. Lyly mengangguk malu sambil menggigit dada saya. saya tersentak, “ jangan sayang nanti dilihat istriku ”, Terlanjur sudah bekas merah halus tergambar di dada saya, “ Kubalas kau.. ” kuisap belahan susunya, keras… cupang merah kini menghiasi susunya. “ Kita harus bercinta sebelum cupangmu hilang ” “ Kalo tidak ada bencana yang bakal menimpa kita ” kata saya.
“ Ngarang.. ” Sambil agak menindih badannya, kubelai rambutnya,
“ Bolehkah perawanmu untukku sayang? ” “ Memangnya Lyly masih perawan sekarang mas? ” wajahnya agak heran. “ Mem3kmu dioral tidak berarti keperawananmu hilang , tidak ada darah, yang ada hanya lendirmu ” Kemudian Lyly pun memeluk saya, “ Saya suka pada mas sejak pertemuan pertama dan tiga bulan ini telah jatuh cinta padamu mas ”, “ Sekarang saya telanjang dihadapanmu, semua milikmu mas ”
“ Tapi saya sudah beristri ” kata saya, “ Nggak papa mas, saya terima, dan saya tidak cemburu pada istri mas ” jawabnya polos.
Inilah wanita, mereka memberi seks agar mendapatkan cinta. Sedang pria memberi cinta untuk mendapatkan seks. Kuciumi wajahnya, Lyly membalas. birahi kami kembali bangkit. kulit kami bergesekan membawa sensasi nikmat. Susunya hangat lembut dan kenyal menggosok dada saya. “ Ouuugggghhhhhhhhh….. ” saya mengerang nikmat, kami kembali tenggelam dalam kenikmatan. Lyly mengerang sewaktu jariku menusuk vaginanya yang banjir. Kukocok tidak terlalu dalam, saya tidak ingin merobek selaputnya, biar penisku yang merobeknya. “ Mas….. enakkkk… suaranya lirih. Badan Lyly memanas, sayapun mendidih. Kutuntun tangannya memegang penisku. “ Bantu mas masuk ke vagnamu sayang.. ”.
Lyly meremas penisku dan mengarahkan ke Vaginanya. Alat kelamin kami bersentuhan. kepala batangku menyentuh bibir vaginanya. Inilah pertama kali kami seutuhnya bersatu. Kudorong masuk penisku yang mengeras seperti batu. Mata Lyly terpajam sambil menggigit bibirnya. Pelan… pelan… tertahan. Vagina yang basah dan sudah terbuka itu masih sempit untuk di masuki. Kutarik keluar kemudian masuk, terus berulang. “ Aaaggghh…’aaaggghh ” “ aaagggghhhh ” Lyly berteriak tertahan setiap kali penisku mengocoknya. “ Sakit maaasss… Jangannn mas… Mas lepas , ” rintihnya, Tangan Lyly menahan pantatku, terus kukocok, pantatnya bergerak maju mundur. Bercak darah segar menempel di penisku. Akhirnya saya mendapat keperawanannya. Lewat 5 menit…  ”sleeeppp…. ” penisku tertanam.
“ Ouggghhhh…. ”nikmatnya penisku tertanam.
Dinding Mem3knya mengendut hangat, sebisa mungkin kutancapkan penisku sampai menyentuh dasar liangnya. Liang Lyly sempit tapi dalam, penisku yang panjangnya sedang saja sekitar 15-16 cm tenggelam semua. Badan Lyly mengejang bergetar, dia menggigit lagi dada saya kali ini agak dekat leher. Tapi krn sedang fly saya tidak peduli. Setelah beberapa saat kami meresapi setiap butir kenikmatan. saya mulai mengocok Vaginanya. Kami berburu dalam nafsu birahi. saya seperti seorang joki yang duduk diatas kuda. Sementara Lyly menggelepar-gelepar seperti ikan kehabisan air. kamar Lyly penuh dengan bau mani, nafas yang memburu dan erangan.

“ Plakk…ceeplak…ceplak… ” suara air dan kulit bertepukan. “ Oggh…ogh..ogh.. hanya itu yang keluar dari mulutku berulang ulang. pikiranku tersumbat, badanku melayang kesurga. Lyly tambah membuatku bersemangat mencabulinya dengan suaranya yang merengek, mengerang nikmat. Berkali-kali dia menceracau tak karuan. “ Ooughhh……..mmmaaaaas…. eennaaakkk…. saaa…kkkiittt… ” Setelah 10 menit yang rasanya seperti sepuluh tahun. Badan Lyly mengejang terdiam, suaranya tersendat-sendat, “ Egh…egh…egh… ” Lyly memelukku erat.
Cerita Saru Darah Segar Spg – Lyly hampir sampai. Kupercepat kocokanku badanku ikutan bergetar hebat. Terasa maniku mengaliri penisku, sebentar lagi saya akan meledak. Rasa nikmat menjalar dari batang penisku kepaha sampai ujung jariku, mengalir kesekujur badanku. Inilah rasa yang sampai sekarang tidak bisa dijelaskan dan tak bernama. Geli, nikmat, lemas bercampur aduk. kemudian saya tak bisa bergerak, badanku kejang otakku berhenti bekerja.
“ Eeennnngggghhhhhh…………….. ” Lyly melenguh panjang, “Eennnggghhhhhhhhh……….. ” saya pun menyusulnya, kami orgasme bersama. Kami berpelukan. saya tetap menindihnya tak ingin mencabut Penis saya dari liangnya. Kuseka keringat di wajahnya, wajahnya tersenyum manis memencarkan kenikmatan yang tiada tara. “ Terima kasih sayang, kau wanita yang hebat, kau membawa saya kesurga ”, kukecup keningnya. “ Mas saya cinta kamu..jangan tinggalkan saya ”, suaranya lemah.
Setelah kejadian malam itu hubungan kamipun semakin menjadi jadi saja, sampai sekarnag hubungan kamipun masih tetap berlanjut secara diam-diam tanpa sepengetahuan istriku. Entah ini mala petaka atau sebuah nikmat dunia yang saya jalani.
AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA 100% AMAN

KIUKIUDOMINO

BANDAR Q

- SISTEM DEPO WD YANG CEPAT

- MIN DEPOSIT             IDR  50.000
- MIN WITHDRAW       IDR  50.000

"PROMO DEPOSIT "
- BONUS TURNOVER 0.3%
- BONUS REFERRAL 20%
Bonus Dibagikan 2x Seminggu Setiap SELASA & SABTU

UNTUK DAFTAR  :
DAFTAR

UNTUK DOWNLOAD APLIKASI PERMAINAN
APLIKASI

UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHAKN HUBUNGI KITA DI :

Pin BBM : D883CE84
No. Telp : +66616873136
Skype : KiukiuDomino@hotmail.com
LineID : Kiukiudomino
WechatID : kiukiudomino


TERIMA KASIH SALAM SUKSES ADMIN KIUKIUDOMINO

Anjingku Jadi Penggati Kekasihku

                                         Anjingku Jadi Penggati Kekasihku Namaku Florence serta saat ini saya tengah ada di Roma, It...